Ilustrasi media sosial. Foto- Medcom.id
Akun Instagram Hilang, Kreator Ini Ungkap Bahaya Report Massal
Achmad Zulfikar Fazli • 30 July 2026 19:55
Jakarta: Akun Instagram milik kreator konten Yunita Kariman mendadak dinonaktifkan pihak Meta pada 29 Juni 2025 tanpa peringatan pelanggaran. Yunita menduga akunnya yang memiliki lebih dari 1 juta pengikut itu hilang karena ada report massal.
"Akun saya tiba-tiba disabled tanpa peringatan konten apa pun, dan saya tidak bisa mengajukan banding. Padahal saya tidak pernah melanggar ketentuan apa pun. Dari email yang masuk, sepertinya akun saya kena report secara massal," ujar Yunita dalam keterangannya, Kamis, 30 Juli 2026.
Dia menduga penonaktifan ini terkait kebiasaan membagikan konten giveaway dan berbagi kepada masyarakat, yang berpotensi memicu laporan massal (mass reporting) dari pihak-pihak tertentu, meski tanpa disertai bukti pelanggaran yang jelas.
"Status akun saya aman, tidak diretas, dan tidak ada notifikasi pelanggaran apa pun. Saya menduga ini murni akibat report massal, bukan karena isi konten saya," kata Yunita.

Instagram. Foto: Anadolu
Yunita mengaku sempat terkejut mengingat akun tersebut menyimpan rekam jejak kerja sama dengan berbagai brand, relasi bisnis, serta pertemanan yang dibangun selama bertahun-tahun. Dia masih berupaya memulihkan akun lamanya bersama tim IT spesialis.
Pentingnya Proteksi Akun
Dari pengalaman ini, Yunita menekankan pentingnya proteksi akun sejak dini bagi kreator konten dan influencer. Di antaranya melalui pendampingan IT specialist, pencatatan basis data followers, serta verifikasi centang biru, agar potensi pelaporan massal dapat terdeteksi lebih awal."Saya juga berharap platform seperti Meta kedepannya dapat memberi pemberitahuan yang jelas sebelum melakukan takedown permanen. Dalam kasus saya, tidak ada notifikasi pelanggaran apa pun, status akun aman, dan akun juga tidak diretas," ujar Yunita.
Baca Juga :
AI Ubah Tren Beraktivitas di Ruang Digital
Awalnya, Yunita mencuat karena konten giveaway bagi-bagi uang. Kontennya kini melebar menjadi ranah kecantikan hingga gaya hidup.
Namun, Yunita memastikan kebiasaan berbagi masih terus dijalani sebagai bagian dari menjaga pengikut dan karakter di tengah perubahan akun maupun sorotan publik terhadap penampilannya.