Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral terkait kesiapan operasi ketupat di Gedung PTIK, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Polri
Polri Siapkan Rekayasa Lalin One Way hingga Contraflow saat Mudik Lebaran
Siti Yona Hukmana • 2 March 2026 17:55
Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri siap mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Polri bersama stakeholder terkait telah menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas (lalin) untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Listyo mengatakan strategi rekayasa lalu lintas itu efektif untuk mengurai potensi kemacetan arus lalu lintas akibat peningkatan volume kendaraan saat arus mudik dan balik Idulfitri.
"Kemudian tentunya strategi rekayasa lalu lintas juga akan terus kita lakukan berdasarkan pengalaman yang ada," kata Listyo saat memimpin rapat koordinasi lintas terkait kesiapan operasi ketupatan di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin, 2 Maret 2026.
Rekayasa lalin yang bakal diterapkan ketika arus mudik dan balik Lebaran 2026 di antaranya adalah One Way, Contraflow, pengaturan di Rest Area, dan pembatasan kendaraan sumbu tiga.
"Pemberian imbauan dan peniadaan tilang, delaying system di wilayah penyeberangan, dan pengalihan arus tentunya menjadi rekayasa-rekayasa yang akan kita lakukan," ungkap mantan Kapolda Banten itu.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral terkait kesiapan operasi ketupat di Gedung PTIK, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Polri
Di samping itu, Listyo menyebut dalam pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2025, terjadi perputaran uang dari pusat ke daerah sekitar Rp137 triliun. Ia berharap, tahun ini mengalami peningkatan agar terjadinya pertumbuhan perekonomian masyarakat.
"Tentunya kita harapkan pengamanan operasi ketupat Tahun 2026 ini juga bisa berhasil dengan maksimal, sehingga multiplier effect bagi perekonomian di daerah tentunya juga akan berdampak signifikan," ungkap Listyo.