Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)
Konflik Iran vs AS-Israel Masuki Hari Kelima, Trump: Sudah Terlambat untuk Dialog
Willy Haryono • 4 March 2026 07:08
Washington: Serangan udara Amerika Serikat dan Israel kembali menggempur sejumlah target di ibu kota Iran di saat perang yang mengguncang kawasan ini memasuki hari kelima pada Rabu, 4 Maret 2026.
Israel mengumumkan “gelombang besar” serangan yang menyasar ibu kota Iran. Media lokal menayangkan kepulan asap di pusat kota, yang menjadi lokasi banyak gedung pemerintahan, serta melaporkan serangan terhadap salah satu dari dua bandara di Teheran.
Presiden AS Donald Trump menyatakan sudah “terlambat” bagi Iran untuk mencari jalur negosiasi guna menghentikan perang.
“Pertahanan udara mereka, angkatan udara, angkatan laut, dan kepemimpinan mereka sudah hilang. Mereka ingin berbicara. Saya katakan: terlambat!” tulis Trump di media sosial.
Dilansir dari Channel News Asia, pernyataan terbaru Trump disampaikan dua hari setelah ia sempat menyebut terbuka terhadap dialog, dan empat hari setelah serangan gabungan AS-Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Duta Besar Iran untuk PBB di Jenewa membantah bahwa Teheran telah menghubungi AS untuk berunding.
Target Politik dan Nuklir
Media Iran melaporkan serangan juga menyasar gedung di kota Qom yang terkait dengan komite pemilihan pemimpin tertinggi baru. Kantor berita Tasnim menyebut markas utama badan tersebut di Teheran juga telah menjadi target sehari sebelumnya.Militer Israel mengumumkan telah menyerang fasilitas bawah tanah di pinggiran timur Teheran yang diklaim digunakan ilmuwan Iran untuk mengembangkan komponen penting senjata nuklir.
Trump, dalam pertemuan dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz di Washington, mengatakan sebagian besar kandidat potensial pengganti Khamenei juga telah tewas dalam gelombang serangan.
Namun, ia mengakui kemungkinan terburuk adalah munculnya pemimpin baru yang tidak berbeda dari pendahulunya.
Serangan Balasan Meluas ke Teluk
Iran terus melancarkan serangan balasan ke target Israel dan fasilitas terkait AS di kawasan Teluk. Serangan drone memicu kebakaran di dekat Konsulat AS di Dubai. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan seluruh personel aman.Kedutaan Besar AS di Riyadh juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan drone, sementara Kedutaan AS di Kuwait City turut menjadi sasaran pada Senin lalu.
Qatar mengaku telah mencegat rudal yang mengarah ke Bandara Internasional Hamad di Doha. Oman melaporkan serangan drone terhadap Pelabuhan Duqm, sementara Uni Emirat Arab menyebut serpihan drone yang dicegat memicu kebakaran di zona penyimpanan minyak.
Pada Selasa malam, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan salvo terbaru dengan “sejumlah besar rudal” yang ditembakkan ke Israel.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan Dewan Keamanan PBB memiliki kewajiban untuk menghentikan perang, sementara seorang jenderal Garda Revolusi memperingatkan bahwa jika pusat-pusat utama Iran diserang, maka semua pusat ekonomi di kawasan akan menjadi target.
Eskalasi yang terus meningkat menunjukkan konflik kini meluas dari Teheran hingga negara-negara Teluk, dengan dampak yang semakin besar terhadap stabilitas regional dan ekonomi global.
Baca juga: Trump Klaim Angkatan Udara dan Laut Iran Hancur Total