3 Investasi yang Dinilai Menguntungkan saat Rupiah Turun

Ilustrasi pembeli Obligasi Ritel Indonesia (ORI). Foto: dok MI/Irfan.

3 Investasi yang Dinilai Menguntungkan saat Rupiah Turun

Ade Hapsari Lestarini • 15 May 2026 10:48

Jakarta: Nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir bergerak fluktuatif dengan kecenderungan turun terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Di tengah kondisi tersebut, sejumlah instrumen investasi dinilai masih berpotensi memberikan keuntungan bagi investor.

Melansir laman resmi DBS Indonesia, terdapat tiga jenis investasi yang dinilai menarik saat nilai tukar rupiah turun.
 

1. Tabungan dolar AS


Menabung dalam bentuk mata uang dolar AS masih menjadi salah satu pilihan investasi yang banyak diminati ketika rupiah turun. Strategi ini dulakukan dengan membeli dolar AS saat rupiah menguat, kemudian menjualnya kembali ketika mata uang Garuda turun terhadap dolar AS.
 


Emas menjadi salah satu investasi yang menguntungkan. Foto: ilustrasi dok MI/Usman Iskandar.
 

2. Emas


Instrumen emas juga dinilai tetap menarik saat nilai tukar rupiah mengalami tekanan. Investasi emas umumnya lebih cocok untuk jangka panjang karena pergerakan harganya cenderung stabil dalam periode panjang.

Investor dapat memanfaatkan momentum tertentu untuk membeli emas dan menunggu waktu yang tepat saat harga meningkat untuk memperoleh keuntungan.
 

3. Obligasi Ritel (ORI)


Selain dolar AS dan emas, ORI juga dinilai menjadi pilihan investasi yang relatif aman ketika rupiah turun.

ORI merupakan surat utang negara yang dijual kepada individu Warga Negara Indonesia (WNI) melalui agen penjual. Instrumen ini dinilai memiliki risiko relatif rendah karena pembayaran pokok dan imbal hasil dijamin pemerintah.

Selain ketiga instrumen tersebut, investor juga dapat mempertimbangkan berbagai jenis investasi lain sesuai profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)