Tim Cegah Hoaks dan Black Campaign Bentukan Kapolri Dinilai Tidak Perlu

Tim Cegah Hoaks dan Black Campaign Bentukan Kapolri Dinilai Tidak Perlu

Siti Yona Hukmana • 23 May 2023 09:09

Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Cegah Hoaks dan Black Campaign jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Pembentukan tim itu dinilai tidak perlu.

"Sebaiknya pembentukan tim-tim seperti itu tak perlu dilakukan, bila satuan-satuan yang sudah ada bertugas sesuai fungsinya dengan benar dan profesional," kata pengamat kepolisian Bambang Rukminto kepada Medcom.id, Selasa (23/5/2023).

Bambang mengatakan selama ini kasus hoaks maupun black campaign masuk dalam delik aduan. Tinggal satuan fungsional yang sudah ada saja bekerja lebih efektif dan efisien.

"Tak perlu pembentukan tim yang ujungnya lagi-lagi hanya bersifat seremonial saja," ujar peneliti Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) itu.

Terlepas dari itu, Bambang menaruh kepercayaan terhadap Tim Cegah Hoaks dan Black Campaign tersebut. Dia meyakini tim bentukan Kapolri itu sangat efektif untuk menakut-nakuti masyarakat.

Kapolri menyampaikan rencana pembentukan tim cegah hoaks itu saat menghadiri undangan di Pesantren Subhanul Wathon, Jawa Tengah pada Sabtu (20/5). Listyo mengaku akan merangkul Rabithah Ma'ahid al-Islamiyah (RMI) atau para santri untuk mewaspadai hoaks dan black campaign yang mulai marak.

"Tentunya kita telah membentuk tim dan tadi juga kita akan kerja sama dengan RMI untuk memantau terhadap potensi-potensi hoaks yang ada. Kita juga kerja sama dengan Kominfo untuk kemudian mengambil langkah-langkah terkait hal-hal seperti itu," kata Listyo dalam keterangan tertulis. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)