PBB: Sekitar 8.000 Jenazah Masih Tertimbun Reruntuhan di Gaza

Kerusakan akibat serangan Israel di Jalur Gaza. (Anadolu Agency)

PBB: Sekitar 8.000 Jenazah Masih Tertimbun Reruntuhan di Gaza

Dimas Chairullah • 3 May 2026 10:58

Gaza: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan sekitar 8.000 jenazah warga Palestina masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan di Jalur Gaza, di tengah lambatnya proses evakuasi pascakonflik berkepanjangan.

Menurut laporan yang mengutip pejabat Program Pembangunan PBB, kurang dari satu persen puing-puing sejauh ini berhasil dibersihkan, sehingga proses evakuasi dan pembersihan secara menyeluruh diperkirakan dapat memakan waktu hingga tujuh tahun.

Dikutip dari Anadolu, Minggu, 3 Mei 2026, ribuan keluarga Palestina masih menanti kepastian nasib anggota keluarga mereka yang diyakini terkubur di bawah bangunan yang hancur.

Penilaian tersebut didasarkan pada data otoritas pertahanan sipil Palestina, yang sebelumnya berulang kali memperingatkan keterbatasan alat berat, minimnya kapasitas personel, dan sulitnya akses ke area terdampak.

Keterbatasan tersebut secara signifikan memperlambat proses pencarian korban dan pemulihan wilayah.

Di tengah kondisi kemanusiaan yang memburuk, otoritas Gaza juga melaporkan ratusan korban tambahan akibat dugaan pelanggaran gencatan senjata sejak perjanjian diberlakukan pada Oktober lalu.

Data Kementerian Kesehatan Gaza menyebut sedikitnya 828 warga Palestina tewas dan lebih dari 2.300 lainnya terluka sejak masa gencatan senjata dimulai.

Konflik selama dua tahun terakhir disebut telah menewaskan lebih dari 72.000 orang, melukai sekitar 172.000 lainnya, serta menghancurkan sebagian besar infrastruktur sipil Gaza.

PBB memperkirakan biaya rekonstruksi wilayah tersebut dapat mencapai sekitar 70 miliar dolar AS.

Baca juga:  Remaja Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel saat Penggerebekan di Tepi Barat

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)