5 Tuntutan Massa di Kedubes AS, Desak Pembebasan Presiden Venezuela

Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS). Foto: Metro TV/Ardhan Anugrah.

5 Tuntutan Massa di Kedubes AS, Desak Pembebasan Presiden Venezuela

Ardhan Anugrah • 6 January 2026 17:41

Jakarta: Ratusan massa menggelar unjuk rasa di depan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk mengecam agresi militer terhadap Venezuela. Koordinator aksi, Thoni, menegaskan pihaknya membawa lima tuntutan utama, termasuk desakan kepada dunia internasional untuk membebaskan Presiden Venezuela Nicolás Maduro yang diculik.

"Kami membawa sejumlah tuntutan yang akan disuarakan hari ini. Pertama, mengecam tindakan penyerangan dan penculikan terhadap Presiden Venezuela dan istrinya. Kedua, mendukung rakyat Venezuela menentukan nasib sendiri tanpa intervensi asing," kata Thoni di depan Kedubes AS, Jakarta Pusat, Selasa, 6 Januari 2026.
 



Thoni melanjutkan, tuntutan ketiga adalah meminta agar Indonesia untuk menyatakan sikap resmi. Keempat, memberikan dukungan moril kepada rakyat Venezuela, dan kelima, mendesak dunia internasional memberikan pernyataan pembebasan kepada Nicolas Maduro beserta istri.

"Amerika sudah melakukan bentuk imperialisme yang menyalahi aturan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dunia seharusnya menuntut Amerika dan Donald Trump bersalah," ucap Thoni.


Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS). Foto: Metro TV/Ardhan Anugrah.

Dalam orasinya, massa menilai kebijakan Presiden AS Donald Trump telah mengacak-acak kesepakatan internasional. AS dianggap secara terang-terangan melanggar Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB yang melarang penggunaan kekuatan militer untuk mengancam kedaulatan negara lain.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)