Petani Lebak Diminta Manfaatkan Pompa Air Cegah Gagal Panen di Musim Kemarau

Areal persawahan di Desa Tambakbaya Kabupaten Lebak, Banten teraliri pasokan air melalui pompa dengan menyedot air permukaan Sungai Ciujung. ANTARA/Mansur

Petani Lebak Diminta Manfaatkan Pompa Air Cegah Gagal Panen di Musim Kemarau

Silvana Febiari • 30 June 2026 15:00

Lebak: Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten meminta para petani memanfaatkan pompa air bantuan dari pemerintah daerah, provinsi, hingga Kementerian Pertanian. Langkah ini dilakukan untuk menghadapi musim kemarau panjang agar areal persawahan tidak mengalami kekeringan berkepanjangan.

"Intinya walaupun musim kemarau produksi pangan terjaga dan jangan sampai gagal panen," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar, dilansir dari Antara, Selasa, 30 Juni 2026. 

Kelompok petani di Kabupaten Lebak sudah memiliki pompa air hingga ribuan unit yang dapat dimanfaatkan jika terjadi musim kemarau panjang. Kebanyakan pompa itu dengan menyedot air permukaan sungai ke areal persawahan.
 


Selain itu, ada juga pompa pantek dengan menyedot air bawah tanah. Namun, pompa pantek itu harus tersedia jaringan listrik.

Berdasarkan pengalaman kekeringan tahun 2023 pemanfaatan pompa dinilai lebih efektif untuk mengantisipasi ketersediaan pasokan air untuk lahan pertanian padi sawah.

"Kita musim kemarau menggunakan pompa dapat menyelamatkan tanaman dan menghasilkan produksi pangan, karena adanya jaringan pasokan air melalui pompanisasi itu," jelas Rahmat.


Warga Desa Selaraja, Kecamatan Warunggunung menerima bantuan pasokan air bersih dari BPBD Kabupaten Lebak. ANTARA/HO-Dokumen


Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sukabungah Tambakbaya, Kabupaten Lebak, Ruhiana mengatakan pihaknya kini memanfaatkan pompa air dengan menyedot air permukaan Sungai Ciujung. Air tersebut digunakan untuk mengaliri lahan pertanian seluas 150 hektare.

Saat ini, tanaman padi di wilayahnya tumbuh subur meski beberapa pekan tidak turun hujan. "Kita memastikan panen awal Agustus mendatang dan persediaan air terpenuhi dari pompa air itu," ungkap Ruhiana.

(Silvana Febiari)