Nasdaq Naik 1,5% Seiring Lonjakan Saham Teknologi

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Nasdaq Naik 1,5% Seiring Lonjakan Saham Teknologi

Eko Nordiansyah • 28 August 2026 08:23

New York: Wall Street berakhir lebih tinggi pada Kamis, 27 Agustus 2026, setelah hasil kuartalan Nvidia yang fantastis. Laporan ini membangkitkan kembali antusiasme investor terhadap perdagangan terkait kecerdasan buatan (AI).

Saham-saham perangkat lunak juga melonjak, didorong oleh kenaikan harga saham Salesforce pascarilis laporan laba.

Nvidia, perusahaan terbesar di dunia, mencatatkan pendapatan kuartalan yang meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu, didorong oleh lonjakan permintaan perangkat kerasnya di tengah pembangunan infrastruktur AI berskala masif yang bersejarah. Perusahaan juga memproyeksikan pertumbuhan pendapatan tahun fiskal 2028 yang jauh melampaui ekspektasi.

Dikutip dari Investing, indeks acuan S&P 500 naik 0,7 persen dan ditutup pada level 7.728,57 poin, indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi melonjak 1,6 persen ke posisi 26.541,35 poin, dan indeks blue-chip Dow Jones Industrial Average naik 0,2 persen untuk berakhir di level 53.568,55 poin.

Sektor teknologi dalam indeks S&P 500 memang menjadi satu-satunya sektor yang mencatatkan kenaikan di antara kesebelas sektor yang ada, dengan lonjakan lebih dari tiga persen.

Nvidia menambah nilai pasar lebih dari USD440 miliar

Saham produsen cip ini ditutup naik 8,7 persen, menambah lebih dari USD440 miliar pada kapitalisasi pasarnya. Perusahaan melaporkan pendapatan kuartal kedua tahun fiskal 2027 sebesar USD92,22 miliar, melonjak 106 persen secara tahunan (yoy). Penjualan dari pusat data, segmen terbesarnya, melesat 117 persen secara tahunan menjadi USD89,02 miliar.

Hal yang bahkan lebih menarik perhatian dibandingkan angka pendapatan tersebut adalah panduan Nvidia. Perusahaan memproyeksikan pendapatan kuartal ketiga tahun fiskal sebesar USD108 miliar, dengan margin kurang lebih dua persen.

Selain itu, dalam panggilan konferensi kinerja keuangan, Direktur Keuangan Colette Kress menyatakan pendapatan tahun fiskal 2028 diperkirakan tumbuh sekitar 70 persen secara tahunan, sembari menekankan bahwa proyeksi ini dibatasi oleh kendala pasokan.

"Meskipun permintaan jauh melampaui angka 70 persen, pasokan kami memungkinkan kami untuk memenuhi 70 persen tersebut dengan penuh keyakinan," ujar pimpinan tertinggi Nvidia, Jensen Huang.

Hasil kinerja dan panduan Nvidia memberikan dorongan semangat bagi sektor investasi AI, yang sebelumnya mengalami fluktuasi tajam menjelang laporan keuangan ini.

Reli luar biasa selama April, Mei, dan Juni sempat berganti menjadi penurunan drastis pada Juli akibat kekhawatiran mengenai ketidakpastian imbal hasil atas investasi miliaran dolar yang digelontorkan perusahaan-perusahaan raksasa untuk infrastruktur AI.
(Ilustrasi. Foto: Freepik)

Saham sektor perangkat lunak mencatat kinerja harian terbaik

Selain Nvidia, saham-saham perangkat lunak juga mengalami reli berkat kenaikan harga saham Salesforce dan CrowdStrike pasca-rilis laporan keuangan. ETF iShares Expanded Tech-Software Sector yang mencakup sektor lebih luas naik hampir delapan persen dan mencatatkan kinerja harian terbaiknya sejak 9 April 2025.

Salesforce, salah satu komponen indeks Dow 30, melaporkan kinerja pendapatan dan laba kuartalan yang melampaui ekspektasi serta menaikkan panduan laba dan pendapatan untuk tahun fiskal penuh. CEO Marc Benioff menyatakan AI sedang memberikan nilai di setiap lapisan platformnya sehingga saham melonjak hampir 23 persen.

Penyedia perangkat lunak perusahaan yang berbasis di San Francisco ini juga mengumumkan perluasan kemitraan dengan Anthropic, dengan memperkenalkan Claudeforce.

Sementara itu, saham CrowdStrike melonjak lebih dari 20 persen setelah perusahaan keamanan siber tersebut menaikkan proyeksi pendapatan setahun penuhnya.

Prospek suku bunga tetap menjadi faktor utama

Selain laporan keuangan, prospek kebijakan moneter juga terus menjadi sorotan utama. Pada Rabu, pelaku pasar menerima data yang menunjukkan ukuran inflasi The Fed naik tipis 0,2 persen secara bulanan (mtm) dan 3,3 persen secara tahunan (yoy) pada Juli, sesuai dengan ekspektasi.

Angka bulanan (mtm) menunjukkan percepatan dibandingkan bulan Juni, sementara angka tahunan (yoy) tetap sama. Kenaikan tahunan sebesar 3,3 persen tersebut jauh melampaui target jangka panjang The Fed sebesar dua persen.

Secara terpisah, estimasi kedua pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) riil AS untuk kuartal kedua tercatat tidak berubah di angka 1,5 persen. Dengan akumulasi data yang menggambarkan ekonomi yang tangguh dan inflasi yang masih tinggi, peluang The Fed untuk mempertahankan suku bunga tetap stabil pada bulan September pun meningkat.

Saat ini, perhatian tertuju pada pidato utama Ketua The Fed, Kevin Warsh, dalam konferensi tahunan Jackson Hole pada Jumat.

"Pidato Warsh di Jackson Hole akan menjadi hal penting untuk memahami kerangka kerja dan prioritasnya, namun kecil kemungkinannya pidato tersebut akan memberikan sinyal yang berarti mengenai hasil pertemuan bulan September," kata para analis JPMorgan.

(Eko Nordiansyah)