Kepadatan arus penumpang di Stasiun Yogyakarta. Dokumentasi/Daop 6 Yogyakarta
Jelang Lebaran, Tiket Kereta Yogyakarta Menipis, Bus Dilarang Parkir Dekat Malioboro
Ahmad Mustaqim • 16 March 2026 16:10
Yogyakarta: Mobilitas masyarakat menjelang Lebaran 2026 di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai meningkat. Tingginya pemesanan tiket kereta api serta penataan lalu lintas di kawasan wisata dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas selama masa libur panjang.
PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatat okupansi tiket kereta api untuk periode Angkutan Lebaran 11 Maret–1 April 2026 mencapai 73 persen. Dari total kapasitas 533.270 kursi, sebanyak 393.621 tiket telah terjual.
"Artinya masih tersedia sebanyak 139.649 tiket dari stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta hingga akhir masa Angkutan Lebaran pada 1 April 2026 nanti," kata Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih, Senin 16 Maret 2026.
Pada hari ini, pergerakan penumpang kereta api jarak jauh di wilayah Daop 6 tercatat mencapai 41.067 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 21.882 penumpang datang dan 19.185 penumpang berangkat.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 6 menambah satu kereta tambahan rute Solo Balapan–Gambir dengan jadwal keberangkatan pukul 23.20 WIB.
"Penambahan KA Tambahan Solo Balapan-Gambir ini sebagai upaya KAI Daop 6 untuk mendukung ketersediaan tempat duduk dalam memberikan kenyamanan bagi mobilisasi masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran kali ini," ujar Feni.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Yogyakarta mulai menata lalu lintas di kawasan wisata menjelang libur Lebaran. Bus pariwisata dilarang parkir di Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati yang berada dekat kawasan Malioboro.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan kebijakan tersebut mulai diuji coba sejak 14 Maret 2026 untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan mencegah bus melintas di simpang Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
"Uji coba sambil jalan kami lakukan evaluasi agar bus (pariwisata) tidak masuk di (TKP) Senopati," kata Hasto.

Momen saat Bus Pariwisata parkir di TKP Senopati. Dokumentasi/Istimewa
Sebagai pengganti, parkir bus pariwisata dialihkan ke TKP Ngabean dan eks Menara Kopi di Jalan Abu Bakar Ali.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho mengatakan kebijakan tersebut menjadi bagian dari pengaturan lalu lintas selama Operasi Ketupat 2026.
"Kita uji coba. Nanti temuan-temuan di lapangan kita jadikan bahan evaluasi," kata Agus.