Siswi Peserta Cerdas Cermat yang Viral Ditawari Beasiswa Kuliah ke Tiongkok

Lomba cerdas cermat empat pilar MPR di Kalimantan Barat. Tangkapan layar Youtube MPR.

Siswi Peserta Cerdas Cermat yang Viral Ditawari Beasiswa Kuliah ke Tiongkok

Arga Sumantri • 13 May 2026 15:14

Jakarta: Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak jadi perbincangan di media sosial. Hal ini terjadi usai lomba cerdas cermat empat pilar MPR yang diikuti Josepha viral di jagat maya.

Sorotan memang tertuju pada Josepha. Warganet menilai siswi kelas 11 itu mendapat perlakuan tak adil dari juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Peristiwa bermula dari pertanyaan "DPR dalam memilih anggota BPK diwajibkan untuk memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?"

Kemudian, Josepha dari SMAN 1 Pontianak menjawab "Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden."

Jawaban Josepha dianggap salah dan regu C mendapat pengurangan lima poin.

Ketika pertanyaan dilempar kepada regu lain, regu B dari SMAN 2 Sambas lalu menjawab, "Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden."

Juri kemudian menyatakan jawaban regu B adalah benar. Adapun juri tersebut ialah Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI Dyastasita W.B.

Ketika hendak beranjak ke pertanyaan selanjutnya, Josepha dari regu C menyampakan keberatan karena menilai jawabannya sama dengan regu B.

Dyastasita kemudian beralasan bahwa jawaban regu C tidak menyertakan Dewan Perwakilan Daerah. Mendapat respons tersebut, juru bicara regu C bahkan sempat menanyakan kepada penonton terkait jawabannya.

"Pak, maaf, mungkin boleh bisa melihat pandangan dari yang lain juga? Mungkin dari penonton apakah ada yang mendengar saya mengatakan DPD?" jawab siswi regu C lagi.

Potongan video babak ini viral di media sosial. Warganet menilai juri keliru dan justru terkesan tak mau dianggap salah.

Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda saat panggilan video dengan Josepha, siswi SMAN 1 Pontianak. Tangkapan layar

Beasiswa kuliah gratis ke Tiongkok

Situasi ini menarik simpati Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda. Legislator Partai NasDem yang ternyata alumnus SMAN 1 Pontianak itu bahkan menawarkan beasiswa kuliah gratis ke Tiongkok kepada Josepha.

Tawaran itu disampaikan melalui panggilan video yang diunggah melalui Instagram resminya @bang.rifqi.mrk pada Selasa, 12 Mei 2026. Ia memberikan apresiasi dan permintaan maaf kepada Josepha.

"Saya minta maaf ya, Josepha. Kalau ada kesalahan dalam proses Lomba Cerdas Cermat kemarin tingkat final di Pontianak, Kalimantan Barat," ujar Rifqinizamy.

Secara institusi, Rifqinizamy menyatakan MPR akan memberikan klarifikasi dan permintaan maaf secara resmi. Sebagai bentuk apresiasi, ia menawarkan beasiswa kuliah S1 gratis ke Tiongkok dan pekerjaan jika sudah lulus kuliah. 

"Kalau Yosepha berkenan, Abang mau kasih biasiswa kuliah gratis ke Cina. Nanti tolong kasih tahu orang tua. Kalau mau, nanti begitu selesai SMA 1, Yosepha akan Abang berikan beasiswa sekolah kuliah gratis di China dan nanti akan ada pemberian pekerjaan langsung dari berbagai perusahaan multinasional untuk Yosepha kalau sudah lulus dari China," ujar Rifqinizamy.

Josepha diundang ke Jakarta oleh MPR. Ia akan datang bersama perwakilan pihak SMAN 1 Pontianak. (Eunike Michelle Gultom)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)