Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan. Foto: Istimewa.
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, Jakarta Mulai Kondusif
M. Iqbal Al Machmudi • 8 September 2026 18:29
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kondisi DKI Jakarta dan sejumlah wilayah lainnya mulai kondusif dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Hal ini terjadi seiring bergesernya arah angin yang membawa material abu ke arah Laut Hindia.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan menjelaskan, berdasarkan analisis citra satelit, abu vulkanik bergerak ke arah barat menuju Laut Hindia dengan kecepatan angin 15 knot.
"Dari kondisi tersebut, keadaan di Lampung, Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta lebih kondusif dari abu vulkanik. Sebanyak delapan bandara yang tadinya ditutup oleh otoritas juga sudah kembali dibuka," ujar Berton dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 8 September 2026.
Baca Juga :
"Hari ini dari Pondok Cabe, bahan yang disemai adalah dua ribu liter air ditambah dengan surfactant. BNPB melaksanakan modifikasi cuaca dengan penyemaian natrium klorida atau garam," tutur Berton.

Pemprov DKI Jakarta lakukan penyemprotan water mist antisipasi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Foto: dok. Pemprov DKI.
BNPB mencatat terdapat lima gunung api di Indonesia yang berstatus Level III atau Siaga. Selain Gunung Anak Krakatau, empat gunung lainnya adalah Gunung Sinabung di Sumatra Utara, Gunung Merapi di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta Gunung Semeru di Jawa Timur.
Mengingat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada di Level III, otoritas kegunungapian tetap mengimbau masyarakat dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.