Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto Metro TV/Arini Noviawati Gunawan
Polisi Segera Ungkap Hasil Pemeriksaan Forensik Jenazah Sutrimo
Metro TV • 2 September 2026 16:20
Jakarta: Polda Metro Jaya akan mengungkap hasil pemeriksaan laboratorium forensik (labfor) jenazah Sutrimo, mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) Febrie Adriansyah. Hasil pemeriksaan laboratorium akan disampaikan tim dokter forensik.
"Dalam waktu dekat hasilnya dari labfor akan keluar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 2 September 2026.
Budi menjelaskan penyidikan dipercepat setelah kuasa hukum keluarga Sutrimo mengajukan permohonan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). Keluarga juga mempertanyakan keberadaan sejumlah barang pribadi milik Sutrimo, termasuk telepon seluler yang belum diketahui keberadaannya.
Penyidik tidak menyimpan barang pribadi maupun telepon seluler milik Sutrimo. Polisi akan meminta keterangan dari sejumlah pihak untuk menelusuri keberadaan barang tersebut.
Budi mengatakan penyidik akan memeriksa saksi untuk mendalami perkara tersebut. Saksi merupakan mantan ajudan Febrie Adriansyah, FA.
"Ya salah satunya akan kami dalami," ujar Budi.
Keluarga Sutrimo Tagih Perkembangan Penyidikan
Kuasa hukum keluarga Sutrimo mendatangi Polda Metro Jaya untuk meminta perkembangan penyidikan kasus kematian Sutrimo. Pihaknya mempertanyakan hasil ekshumasi yang telah dilakukan pada 12 Agustus 2026.
Kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, mengatakan keluarga belum memperoleh informasi mengenai hasil pemeriksaan jenazah Sutrimo. Pihaknya mengajukan permohonan SP2HP kepada penyidik.
"Prinsipnya bagi kami, kita ini hanya ingin mempertanyakan apakah sudah ada hasilnya. Lalu bagaimana hasil autopsi itu, apakah ada visum et repertum yang memang bisa menyimpulkan penyebab kematiannya seperti apa," ujar Aan.

Kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni. Foto: Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan
Selain hasil pemeriksaan jenazah, keluarga meminta kepastian mengenai keberadaan telepon seluler milik Sutrimo. Aan menilai perangkat tersebut penting untuk membantu mengungkap kondisi Sutrimo sebelum meninggal dunia.
"Kemudian yang kedua, kita mohon informasi sebenarnya terkait dengan keberadaan HP. Karena HP almarhum Sutrimo sampai dengan detik ini kita tidak pernah tahu di mana posisinya," tegas Aan.
(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)