Ilustrasi pertanian. Dokumentasi/ Pexels
Industri Pertanian 'Pamer' Teknologi untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Silvana Febiari • 8 May 2026 08:44
Tangerang: Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Sebanyak 282 merek industri pertanian dan perikanan dari dalam maupun luar negeri unjuk teknologi dalam pameran International Indonesia Seafood & Meat Expo (IISM) & Indonesia Cold Chain Expo 2026 di PIK2, Kabupaten Tangerang.
Pameran yang berlangsung pada 6–9 Mei 2026 di NICE Nusantara International Convention & Exhibition itu menghadirkan berbagai inovasi teknologi pertanian, perikanan, rantai pendingin, hingga sistem logistik pangan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
"Pemerintah selaku pembuat kebijakan, kita disini sifatnya adalah mendukung apa pun yang menjadi kebijakan pemerintah. Khususnya dari sisi untuk update teknologi ya dari para exhibitor ataupun peserta pameran," kata Project Manager Wahana Kemalaniaga Makmur, Nelly, di lokasi, Kamis, 7 Mei 2026.
Menurut Nelly, ketahanan pangan tidak hanya berbicara soal produksi, tetapi juga bagaimana teknologi mendukung proses pertanian dan distribusi pangan agar tetap terjaga kualitasnya hingga sampai ke masyarakat.
"Nah, itu yang kita hadirkan di sini, jadi kaitannya ketahanan pangan. Mulai dari hulu sampai hilir itu membutuhkan support teknologi yang bisa mendukun g ketahanan pangan itu sendiri," jelasnya.
.jpeg)
Pameran International Indonesia Seafood & Meat Expo (IISM) & Indonesia Cold Chain Expo 2026 di PIK2, Kabupaten Tangerang. Dokumentasi/ istimewa
Ia menambahkan Indonesia sebagai negara kepulauan membutuhkan dukungan sistem logistik yang kuat agar distribusi pangan antarwilayah berjalan lebih efektif. "Jadi, misalnya, di Pulau Jawa diproduksinya, akan dikirim ke Sumatra, Kalimantan atau sebaliknya," ungkapnya.
Pameran ini menjadi ruang pertemuan bagi pelaku industri dari seluruh rantai pasok, mulai dari produsen bahan baku, industri pengolahan, penyedia teknologi cold chain, hingga sektor distribusi dan hospitality sebagai pengguna akhir.

Pameran International Indonesia Seafood & Meat Expo (IISM) & Indonesia Cold Chain Expo 2026 di PIK2, Kabupaten Tangerang. Dokumentasi/ istimewa
Melalui konsep terintegrasi tersebut, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarpelaku industri, meningkatkan efisiensi distribusi, serta menjaga kualitas dan keamanan produk pangan hingga sampai ke tangan konsumen.
Selain menjadi ajang memperkenalkan inovasi terbaru, pameran ini juga membuka peluang kerja sama lintas sektor, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kehadiran berbagai teknologi dan solusi logistik diharapkan dapat mendukung terciptanya sistem pangan yang lebih berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.