Curah Hujan Tinggi, Jakarta Waspadai DBD dan Super Flu

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metrotvnews.com/Adinda Vinka.

Curah Hujan Tinggi, Jakarta Waspadai DBD dan Super Flu

Cony Brilliana • 20 January 2026 13:27

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk memperketat pemantauan terhadap ancaman penyakit di tengah cuaca ekstrem, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD) dan super flu. Pramono menyebut, curah hujan yang sangat tinggi belakangan ini memicu peningkatan risiko kesehatan di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

“Tetapi memang untuk DB (DBD), selalu beberapa daerah terutama di Barat dan Utara itu kalau dengan curah seperti ini pasti ada peningkatan yang terkena,” kata Pramono di kawasan Jakarta Pusat, Selasa, 20 Januari 2026.
 


Meski tren kasus DBD merangkak naik akibat banyaknya genangan air, Pramono memastikan hingga saat ini belum ditemukan adanya laporan mengenai kasus super flu di ibu kota. Ia telah memerintahkan jajaran kesehatan untuk fokus pada mitigasi kedua isu kesehatan tersebut agar tidak menjadi wabah yang meluas.

“Alhamdulillah hal yang berkaitan dengan super flu sampai hari ini belum ada yang terkena di Jakarta. Saya sudah meminta kepada Dinas Kesehatan selalu memantau dua hal, satu yang berkaitan dengan superflu dan yang satu berkaitan dengan DB,” ujar Pramono.

Mantan Sekretaris Kabinet tersebut menegaskan bahwa fasilitas layanan kesehatan di Jakarta, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan, berada dalam posisi siaga penuh. Masyarakat diminta tidak panik karena sistem penanganan pasien DBD di Jakarta diklaim sudah memiliki standar rujukan yang terintegrasi dengan baik.


Ilustrasi hujan. Foto: Dok. Antara.

“Kalau DB saya yakin untuk penanganan di Jakarta sudah berjalan cukup baik. Apalagi, fasilitas kita, hal yang berkaitan dengan DB baik itu Puskesmas, Rumah Sakit, semuanya sudah ada untuk rujukannya,” tegas Pramono.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun mengimbau warga untuk aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan masing-masing. Langkah antisipasi mandiri dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kasus DBD selama musim hujan berlangsung.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)