Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan. Dokumentasi/Istimewa
Kapolda Jabar Ajak Warga Doa Bersama di Malam Tahun Baru
Aditya Prakasa • 30 December 2025 11:48
Bandung: Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Rudi Setiawan mengimbau masyarakat tidak merayakan pergantian tahun 2025/2026 secara berlebihan. Ia mengajak warga mengisi malam tahun baru dengan doa bersama sebagai bentuk empati terhadap para korban bencana alam di Sumatra.
"Ini menjadi konsekuensi bagi kita semua sebagai sesama anak bangsa, saudara satu tanah air, untuk sama-sama prihatin terhadap kondisi yang dialami saudara-saudari kita," kata Rudi di Markas Polda Jawa Barat, Selasa, 30 Desember 2025.
Menurut Rudi, pergantian tahun tidak sepantasnya dirayakan dengan kemeriahan yang berlebihan. Salah satunya penggunaan kembang api dan petasan saat malam tahun baru.
"Makanya dalam pergantian tahun ini kita diminta dan dianjurkan untuk mengadakan doa bersama," ujar Rudi.
Rudi mengatakan, doa bersama merupakan salah satu bentuk solidaritas dan empati kepada para korban. Dia berharap bencana serupa tidak kembali terjadi dan masyarakat terdampak diberikan kekuatan untuk bangkit.
"Kita mohon kepada Ilahi, Allah SWT, supaya bencana ini tidak melanda kita kembali dan saudara-saudara kita diberikan kemudahan serta kekuatan untuk kembali hidup normal," ujar Rudi.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan. Dokumentasi/Istimewa
Rudi menegaskan, perayaan tahun baru seharusnya menjadi momen refleksi dan kepedulian terhadap sesama. Oleh karena itu, larangan kembang api bukan semata soal keamanan, tetapi juga bentuk keprihatinan terhadap para korban bencana alam di Tanah Air.
"Karena kita berempati, maka itu dilarang. Kita merasa prihatin kepada seluruh saudara-saudara kita yang terkena bencana," tandasnya.