Kantor Balai Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Foto: Dok. Tangerangselatankota.go.id.
Pangkas Birokrasi, Tangsel Optimalkan Layanan Siaga 112
Fachri Audhia Hafiez • 2 October 2026 00:19
Tangerang Selatan: Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mengoptimalkan kanal layanan darurat terintegrasi, Tangsel Siaga 112. Langkah ini diambil guna memangkas durasi penanganan serta birokrasi pelaporan di lapangan saat terjadi insiden darurat, seperti kecelakaan, kebakaran, hingga bencana alam.
"Kami ingin memastikan tidak ada lagi sekat birokrasi yang memperlambat penanganan. Begitu ada laporan masuk, petugas di ruang kendali langsung berkoordinasi dengan pos terdekat di lapangan agar penanganan bisa dilakukan seketika," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Tangsel, Tb. Asep Nurdin, dikutip melalui keterangan tertulis, Kamis, 1 Oktober 2026.
Asep menjelaskan bahwa wilayah Tangerang Selatan sebagai daerah penyangga ibu kota memiliki mobilitas penduduk yang tinggi dan potensi risiko harian cukup besar. Mulai dari cuaca ekstrem yang memicu pohon tumbang hingga gangguan kondisi medis darurat.
"Tangsel Siaga 112 adalah wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat urban yang dinamis. Layanan ini bukan sekadar saluran telepon biasa, melainkan pusat komando terpadu yang langsung menghubungkan warga dengan instansi teknis terkait," kata Asep.
Melalui sistem terpusat ini, setiap laporan yang masuk akan segera diteruskan ke dinas atau instansi teknis seperti Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, BPBD, hingga fasilitas kesehatan secara cepat dan tepat sasaran.
Asep memberikan peringatan keras agar masyarakat tidak menyalahgunakan saluran telepon darurat ini. Khususnya untuk aksi keusilan (prank) maupun laporan palsu.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan layanan ini secara bijak dan bertanggung jawab. Jangan sampai laporan palsu atau prank justru mengalihkan fokus petugas dari warga yang sedang menghadapi ancaman nyawa di tempat lain," tegas Asep.
Ia menekankan bahwa keakuratan informasi, khususnya lokasi kejadian, merupakan faktor penentu krusial dalam keberhasilan misi penanganan dan penyelamatan nyawa.
Agar penanganan dapat berjalan lancar tanpa hambatan di lapangan, Asep membagikan sejumlah panduan pelaporan bagi warga. Pertama, warga diminta tetap tenang saat menghubungi petugas. Kedua, sampaikan jenis kejadian darurat secara spesifik.
“Kedua, sampaikan secara spesifik jenis kejadian yang dialami, apakah itu kebakaran rumah, kecelakaan lalu lintas, atau pohon tumbang akibat cuaca ekstrem," kata Asep.

Ilustrasi. Foto: Pexels.com/Avel Danilyuk.
Panduan ketiga adalah memberikan petunjuk lokasi setepat mungkin dengan menyebutkan nama jalan, patokan terdekat, hingga wilayah kelurahan dan kecamatan. Keempat, sampaikan kondisi terkini di lapangan secara transparan, termasuk jika ada korban jiwa atau ancaman bahaya lanjutan.
“Kelima, pastikan untuk tetap siaga dan jangan langsung menutup saluran komunikasi. Petugas kami mungkin membutuhkan konfirmasi data tambahan selama perjalanan menuju lokasi," kata Asep.
Masyarakat Kota Tangerang Selatan dapat mengakses layanan darurat terpadu Tangsel Siaga 112 ini secara gratis selama 24 jam nonstop, maupun melalui saluran komunikasi WhatsApp di nomor 081380201112.