SDN Tegal Alur 04, Jakarta. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
Transformasi SDN Tegal Alur 04 Jakarta, Bebas Shift dan Fasilitas Modern
Fachri Audhia Hafiez • 15 October 2026 18:50
Jakarta: Wajah baru penuh warna kini tampak jelas di SDN Tegal Alur 04, Jakarta. Gedung sekolah yang dulunya berdiri dengan segala keterbatasan fisik kini telah disulap menjadi fasilitas pendidikan yang megah, lengkap, dan nyaman.
Kondisi itu bak sekolah bertaraf internasional. Hal ini berkat renovasi total yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Transformasi besar ini tidak hanya merubah bentuk fisik bangunan, tetapi juga memutus rantai kendala akademik yang bertahun-tahun dirasakan para siswa. Jika dulu pihak sekolah terpaksa memberlakukan sistem shift atau belajar bergantian akibat minimnya ruang kelas, kini seluruh proses kegiatan belajar mengajar dapat dilangsungkan serentak pada pagi hari tanpa ada pemangkasan durasi jam pelajaran.
Baca Juga :
Wajah Baru SDN Cipulir 11 Pascarenovasi
“(Dulu) ada namanya paralel ya. Kelas 1 sampai dengan jam 10, nanti dilanjut lagi dengan kelas yang lainnya itu sampai dengan jam 3. Sekarang jam masuk dan pulang sama semua,” ungkap Kepala SDN Tegal Alur 04, Syarif Hidayat, kepada Metrotvnews.com, Kamis, 15 Oktober 2026.
Berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 10.000 meter persegi, gedung tiga lantai ini kini dilengkapi dengan 10 ruang kelas representatif yang mampu menampung lebih dari 300 siswa. Di kawasan yang sama, gedung SDN Tegal Alur 02 turut berdiri megah berdampingan hasil dari proyek renovasi serupa.
Tata letak fasilitas dirancang secara modern. Lantai satu difungsikan sebagai ruang kelas, ruang guru, serta mushola, yang terhubung ke lantai atas menggunakan tangga maupun lift khusus guru untuk alasan keamanan siswa. Sementara di lantai dua, berjejer rapi ruang kelas baru, laboratorium, ruang komputer, hingga sebuah perpustakaan modern yang dilengkapi papan tulis interaktif.
“(Dulu) enggak punya (perpustakaan) karena memang dulu lahannya mungkin kecil. Ruangannya hanya 7 ruang kelas, 1 ruang guru, dan 1 ruang kepala sekolah,” kata Syarif.

Kepala SDN Tegal Alur 04, Syarif Hidayat. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
Kehadiran perpustakaan ini menjadi angin segar bagi para siswa, mengingat sebelumnya mereka hanya bisa membaca buku seadanya di sudut ruangan kelas masing-masing.
“Lebih enak dan bukunya lebih banyak gitu karena raknya gede,” kata Nada, siswi kelas 6.
Suasana aktivitas harian para siswa pun turut bergeser drastis. Berkat kenyamanan kelas yang kini dilengkapi ventilasi serta pencahayaan optimal, anak-anak tidak lagi harus keluar ruangan demi menghindari kelas yang pengap saat jam istirahat.
“Kalau dulu (jam istirahat) ke lapangan, main petak umpet atau lari-lari. Sekarang baca buku di kelas. Karena kelasnya sudah baru dan jadi nyaman sama anak-anak sendiri gitu di kelas,” tutur Nada.
Tidak hanya di dalam kelas, keleluasaan juga dirasakan pada area rooftop dan halaman sekolah yang jauh lebih luas dan bersih. Bagi Nada yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler paskibraka, halaman baru ini membebaskannya dari kerepotan harus menumpang ke sekolah lain demi latihan rutin.
“Kalau dulu lapangannya kan terbatas ya, main itu ya lega aja sih di lapangan sekolah baru. Dulu pas ekstra (ekstrakurikuler) juga harus numpang ke SD 01,” ungkap Nada.
Transformasi SDN Tegal Alur 04 kini menjadi potret nyata hadirnya kesetaraan fasilitas pendidikan yang layak, membawa angin optimisme baru bagi masa depan anak-anak di ibu kota.
(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)