Menteri Keuangan Israel Bezalel Yoel Smotrich. (Anadolu Agency)
Smotrich Ancam Mesir Akan Kehilangan Semenanjung Sinai jika Berani Serang Israel
Muhammad Reyhansyah • 6 October 2026 14:20
Tel Aviv: Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich melontarkan ancaman bahwa Mesir akan kehilangan Semenanjung Sinai jika berani menyerang Israel.
Dalam wawancara video dari kediamannya, Senin, 5 Oktober 2026, Smotrich menyampaikan pernyataan tersebut saat membahas kemungkinan Mesir melakukan serangan terhadap Israel.
“Apa yang akan membuat Mesir tidak menyerang kami? Pemahaman bahwa jika mereka menyerang kami, setidaknya tidak akan ada lagi Sinai,” kata Smotrich, dikutip dari Anadolu.
Ia menambahkan bahwa skenario semacam itu “tidak akan terjadi lagi."
Sejauh ini belum ada tanggapan langsung dari otoritas Mesir mengenai pernyataan tersebut.
Pernyataan Smotrich disampaikan sehari sebelum Mesir memperingati perang 1973. Perang tersebut menjadi bagian dari rangkaian peristiwa yang kemudian membuka jalan bagi pengembalian Semenanjung Sinai setelah bertahun-tahun berada di bawah pendudukan Israel.
Senin kemarin, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengatakan angkatan bersenjata negaranya tetap siap mempertahankan Mesir, sumber daya, dan keamanan nasional “kapan saja dan dalam keadaan apa pun”.
Mesir dan Israel menandatangani perjanjian damai di Washington, Amerika Serikat, pada Maret 1979 setelah Kesepakatan Camp David 1978. Perjanjian tersebut mengakhiri keadaan perang antara kedua negara sekaligus mengatur penarikan Israel dari Semenanjung Sinai, yang juga menjadi dasar hubungan formal Mesir dan Israel selama beberapa dekade.
Baca juga: Mesir Kecam Operasi Israel di Suriah, Desak Penarikan Pasukan