Ini Target RAPBN dan Asumsi Ekonomi Makro untuk 2027

Presiden Prabowo Subianto di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Foto: Youtube DPR.

Ini Target RAPBN dan Asumsi Ekonomi Makro untuk 2027

Eko Nordiansyah • 20 May 2026 11:07

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027. Prabowo menyampaikan target belanja, pendapatan, dan defisit RAPBN 2027 serta asumsi dasar ekonomi makro.

"Pendapatan negara dalam RAPBN 2027 kami targetkan mencapai kisaran 11,82 hingga 12,40 persen dari PDB," kata Prabowo dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 dalam Rangka Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Sementara untuk mendukung berbagai program prioritas dan program vital pemerintah, Prabowo menyebut belanja negara direncanakan berada pada kisaran 13,62-14,80 persen dari PDB. 

"Defisit pembiayaan dijaga pada 1,80-2,40 persen (dari PDB)," ungkapnya.
 

 

Asunsi dasar ekonomi makro 2027


Selanjutnya, pertumbuhan ekonomi tahun depan ditargetkan sebesar 5,8 persen sampai 6,5 persen. Sedangkan, Presiden menyebut, inflasi akan tetap dijaga pada kisaran 1,5 hingga 3,5 persen, lebih rendah dari target tahun ini sebesar 2,5 persen.

Suku bunga dan surat berharga negara (SBN) tenor 10 tahun ditargetkan pada kisaran 6,5 hingga 7,3 persen. Kemudian, nilai tukar rupiah diproyeksikan bakal menguat dalam rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS. 

"Strategi fiskal dan moneter kita harusnlah strategi yang mampu menjaga nilai tukar kita harus tetap stabil dengan mata uang dunia," ungkap Prabowo.

Untuk harga minyak mentah Indonesia diperkirakan USD70-USD90 per barel. Lifting minyak pada 2027 ditargetkan sebesar 602 hingga 615 ribu barel per hari, sementara lifting gas bumi diproyeksikan mencapai 934 hingga 977 ribu barel setara gas bumi per hari.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)