Prabowo: APBN Bukan Sekadar Dokumen, tapi Alat Perjuangan Bangsa

Presiden Prabowo Subianto saat pidato arah kebijakan ekonomi 2027. Foto: tangkapan layar YouTube Metro TV.

Prabowo: APBN Bukan Sekadar Dokumen, tapi Alat Perjuangan Bangsa

Muhamad Marup • 20 May 2026 10:59

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar dokumen. Menurut dia, APBN merupakan alat perjuangan bangsa.

"APBN bukan sekadar dokumen keuangan negara. APBN adalah wujud dari alat perjuangan kita sebagai bangsa," ujar Prabowo, dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 dalam Rangka Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Prabowo menuturkan, sebagai Presiden ia mendapat mandat menjalankan Undang-Undang Dasar (UUD) Tahun 1945. Ia bertanggung jawab untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan dan kehidupan bangsa, serta menjaga peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dan ketertiban dunia.


Presiden Prabowo Subianto saat pidato arah kebijakan ekonomi 2027. Foto: tangkapan layar YouTube Metro TV.
 

 

APBN alat melindungi rakyat


"APBN adalah alat untuk melindungi rakyat. Alat untuk memperkokoh dasar-dasar dan sendi-sendi ekonomi bangsa. Alat untuk memastikan setiap warga negara dapat hidup lebih sejahtera dan sebagai alat untuk menjadi pedoman perjalanan kita ke depan," terangnya.

UUD 1945, lanjut Presiden, lahir dari perjuangan bangsa untuk meraih kemerdekaan dan mewujudkan negara Indonesia yang meredeka, berdaulat, adil, makmur, berdiri di atas kaki kita sendiri. Dengan kesadaran itu, APBN harus menjadi wujud komitmen UUD 1945.

"APBN kita susun sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan cita-cita mulia yang telah diamanatkan dalam UUD kita UUD 1945," ucapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)