Diselimuti Abu Anak Krakatau, Sekolah di Tangerang Tetap Normal

Ilustrasi sekolah. ANTARA/Polres Gumas.

Diselimuti Abu Anak Krakatau, Sekolah di Tangerang Tetap Normal

Hendrik Simorangkir • 6 September 2026 19:56

Tangerang: Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Banten, termasuk Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. Kendati demikian, Dinas Pendidikan di kedua wilayah tersebut memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) pada Senin, 7 September 2026, tetap berjalan dengan skema tatap muka atau luar jaringan (luring).

"Kegiatan belajar mengajar untuk besok normal dengan protokol kesehatan diterapkan sesuai edaran Menkes. Kami juga sudah mengimbau ke semua satuan pendidikan," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, saat dikonfirmasi, Minggu, 6 September 2026.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Supriyadi. Ia menegaskan bahwa pihaknya belum mengubah kebijakan dan masih memberlakukan pembelajaran tatap muka bagi para siswa pada Senin besok.

"Sementara di Kabupaten Tangerang masih luring atau tatap muka," kata Supriyadi.


Ilustrasi sekolah. Foto: Metrotvnews/Roni Kurniawan

Pembatasan Aktivitas Luar Ruangan

Meskipun sekolah tatap muka tetap dilangsungkan, Supriyadi mengimbau agar seluruh siswa diwajibkan mengenakan masker selama berada di lingkungan sekolah sebagai langkah antisipasi paparan abu vulkanik. Selain itu, pihak dinas juga meminta sekolah untuk membatasi seluruh kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di luar ruangan (outdoor).

"Kami masih mengkaji penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi para siswa di Kabupaten Tangerang, sekaligus memantau kondisi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau pada beberapa hari ke depan. Sambil memperhatikan perkembangan kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau," ungkap Supriyadi.

(Lukman Diah Sari)