BPBD Kalbar melakukan pendinginan pada lahan gambut yang terbakar di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa, 28 Agustus 2026. ANTARA/HO-Jessica Helena Wuysang
Polda Kalbar Sisir Kawasan Rawan Karhutla di Kubu Raya
Silvana Febiari • 25 August 2026 10:53
Kubu Raya: Tim SAR Direktorat Samapta Polda Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan patroli, pembasahan, dan pendinginan di kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Ayani 3, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali membesar.
"Personel menyisir area yang sebelumnya berpotensi terbakar, sekaligus memantau kondisi lingkungan di sekitar lokasi untuk mencegah api menjalar ke kawasan permukiman warga," kata Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, dilansir dari Antara, Selasa, 25 Agustus 2026.
Dalam patroli, petugas menemukan bara api yang masih tersisa. Petugas kemudian melakukan pemadaman, pembasahan, dan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala dan meluas.
Bambang mengatakan pencegahan karhutla memerlukan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak. Terutama masyarakat yang tinggal di kawasan rawan kebakaran.
"Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau melihat adanya indikasi kebakaran," imbau Bambang.
.jpg)
Ilustrasi karhutla- ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nym.
Dia mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama saat cuaca kering yang meningkatkan risiko karhutla. Masyarakat juga diminta segera melapor jika menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum meluas.
"Masyarakat dapat menghubungi kantor kepolisian terdekat atau Call Center 110 Polda Kalbar agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas," ujarnya.
Polda Kalbar bersama instansi terkait akan terus meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan di wilayah rawan karhutla. Langkah ini dilakukan untuk menekan risiko kebakaran serta melindungi lingkungan dan permukiman masyarakat.