Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026. Foto: Metrotvnews/Kautsar Widya Prabowo.
Prabowo Hadiri Pembukaan KSTI 2026 Beri Taklimat 2.600 Akademisi
Kautsar Widya Prabowo • 26 June 2026 16:29
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menghadiri pembukaan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026. Acara tersebut digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.
Pantauan di lokasi, Presiden tiba sekitar pukul 16.00 WIB mengenakan safari berwarna cokelat. Prabowo hadir didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya.
Setibanya di lokasi, Presiden menyalami sejumlah anggota Kabinet Merah Putih yang telah hadir, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.
Dalam agenda tersebut, Presiden dijadwalkan membuka secara resmi KSTI 2026 sekaligus memberikan taklimat kepada para peserta. Kegiatan ini dihadiri sekitar 2.600 peserta yang terdiri atas rektor, dekan, dan dosen dari perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026. Foto: Metrotvnews/Kautsar Widya Prabowo.
KSTI 2026 mengusung tema "Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia." Konvensi ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah untuk memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045 melalui pengembangan industri nasional yang berbasis sains, riset, dan inovasi teknologi.
Rangkaian KSTI 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026. Pada hari kedua, akan digelar berbagai forum sarasehan yang membahas isu-isu strategis, mulai dari sektor pertanian, energi, hingga hilirisasi dan pengembangan industri nasional.