Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. Metro TV/Kautsar
Pemerintah Bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi pada 2026
Kautsar Widya Prabowo • 11 June 2026 20:23
Jakarta: Pemerintah akan membangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi pada 2026. Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan sekolah unggulan di berbagai daerah.
"Kami tadi menyampaikan kepada Bapak Presiden sesuai arahan beliau untuk penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi. Ini merupakan sekolah unggul yang tidak berasrama," ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Juni 2026.
Mu'ti menjelaskan Sekolah Nasional Terintegrasi berbeda dengan sekolah unggulan berasrama yang terlebih dahulu dikembangkan pemerintah. Sekolah ini dirancang sebagai sekolah berkualitas tinggi yang dapat diakses siswa tanpa harus tinggal di asrama.
"Yang tahun ini direncanakan kita akan bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi," kata Mu’ti.
Kemendikdasmen telah menerima berbagai usulan sekolah dari daerah untuk masuk dalam program tersebut. Dari usulan tersebut, pemerintah telah menyeleksi 36 lokasi yang memenuhi kriteria.
"Sudah ada usulan-usulan sekolah yang masuk dari 36 yang sudah kami seleksi," ucap Mu’ti.
Baca Juga:
Sekolah Rakyat Tumbuhkan Harapan |
.jpg)
Ilustrasi belajar mengajar di sekolah. Foto- dok MI
Pelaksanaan program akan dimulai secara bertahap pada tahun ini. Pemerintah menargetkan lima Sekolah Nasional Terintegrasi dapat mulai beroperasi dengan memanfaatkan fasilitas yang dimiliki Kemendikdasmen.
"Tahun ini nanti akan kami mulai, insyaallah lima itu kami buka di balai-balai yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah," jelas Mu'ti.
Pemerintah juga menyiapkan satu Sekolah Nasional Terintegrasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pendidikan di ibu kota baru.
"Kemudian ada satu yang di IKN," ujar Mu’ti.