Trump Belum Mau Buat Kesepakatan dengan Iran untuk Hentikan Perang

Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)

Trump Belum Mau Buat Kesepakatan dengan Iran untuk Hentikan Perang

Willy Haryono • 15 March 2026 10:35

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa dirinya belum siap membuat kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri konflik yang terus meluas di Timur Tengah.

Dalam wawancara telepon dengan NBC News pada Sabtu, Trump mengatakan syarat yang diajukan dalam kemungkinan perjanjian tersebut masih belum memadai.

Iran ingin membuat kesepakatan, dan saya tidak ingin membuatnya karena syaratnya belum cukup baik,” kata Trump, dikutip dari Anadolu Agency, Minggu, 15 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa salah satu komponen utama dalam kesepakatan kemungkinan adalah komitmen Iran untuk meninggalkan ambisi pengembangan senjata nuklir.

Klaim Serangan ke Pulau Kharg

Trump juga menyatakan terkejut atas serangan Iran terhadap sejumlah negara lain sebagai respons terhadap operasi militer Amerika Serikat dan Israel. Ia mengatakan serangan Amerika terhadap Pulau Kharg di Teluk Persia telah “sepenuhnya menghancurkan” sebagian besar fasilitas militer di pulau tersebut.

Trump bahkan menyatakan bahwa Amerika Serikat dapat kembali menyerang lokasi tersebut. “Kami mungkin akan menyerangnya beberapa kali lagi hanya untuk bersenang-senang,” katanya.

Dalam unggahan terpisah di Truth Social, Trump mengatakan sejumlah negara kemungkinan akan mengirim kapal perang untuk membantu menjaga keamanan Selat Hormuz.

Ia menyebut beberapa negara yang berpotensi berpartisipasi, termasuk Tiongkok, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris. Trump juga mengatakan belum jelas apakah Iran telah menempatkan ranjau laut di selat tersebut.

“Kami akan menyapu selat itu dengan sangat kuat, dan kami yakin negara-negara lain akan bergabung,” ujarnya.

Meski demikian, Trump tidak memastikan apakah Angkatan Laut Amerika Serikat akan mengawal kapal-kapal komersial yang melintasi jalur tersebut, dan hanya mengatakan bahwa hal itu “mungkin saja terjadi.”

Baca juga:  Trump Sebut Pusat Ekspor Minyak Iran di Pulau Kharg Sudah Hancur Total

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)