Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Foto: Dok. Metro TV.
Menko PMK: Jumlah Pemudik Berpotensi Melonjak hingga 155 Juta Orang
Fachri Audhia Hafiez • 11 March 2026 12:36
Jakarta: Pemerintah memprediksi jumlah pemudik pada Lebaran 2026 akan melampaui hasil survei awal dan mencapai angka 155 juta orang. Untuk mengantisipasi penumpukan massa di waktu yang bersamaan, sistem informasi terintegrasi disiapkan guna memandu masyarakat dalam memilih jadwal keberangkatan yang tepat.
“Jadi nanti akan ada sistem informasi yang juga akan membantu masyarakat untuk memilih mudik pada tanggal berapa. Seperti bagaimana tadi disampaikan Pak Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), perkiraan surveinya itu adalah 143.915.000 orang,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam konferensi pers pemerintah terkait persiapan mudik dikutip dari Breaking News Metro TV, Rabu, 11 Maret 2026.
Pratikno menjelaskan bahwa berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, realisasi pergerakan masyarakat biasanya lebih tinggi sekitar 10 persen dari angka survei. Lonjakan hingga 155 juta jiwa ini menjadi tantangan berat bagi infrastruktur transportasi jika distribusi keberangkatan tidak dikelola dengan baik.
“Tetapi dari tahun ke tahun kenyataannya dalam praktiknya lebih tinggi dari survei. Jadi sekitar 10 persen lebih tinggi, artinya sudah menjadi 155-an juta manusia bergerak. Nah makanya kalau itu bergerak di waktu yang sama ini sangat berat,” ujar Pratikno.
.jpg)
Jalan tol. Foto: Dok. Jasa Marga.
Guna memastikan kelancaran, pemerintah berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan dan Kepolisian untuk menerapkan berbagai kebijakan mulai dari pemberian insentif, diskon tarif, hingga skema buka-tutup jalur. Langkah-langkah ini diharapkan mampu mendorong distribusi pemudik agar tidak terjadi kepadatan ekstrem pada satu titik waktu.
“Harapannya distribusi pemudik ini akan terjadi, tidak menumpuk di satu waktu tertentu,” ujar Pratikno.