31 Bangunan Liar di Tanah Abang Dibongkar, Pemkot: Tak Ada Relokasi

Petugas saat membersihkan bangunan liar yang berada di Tanah Abang, Jakarta, Selasa (10/3/2026). ANTARA/HO-Pemkot Jakpus

31 Bangunan Liar di Tanah Abang Dibongkar, Pemkot: Tak Ada Relokasi

Siti Yona Hukmana • 10 March 2026 22:40

Jakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat membongkar 31 bangunan liar di Jalan Kebon Kacang 30, Tanah Abang, Selasa, 10 Maret 2026. Bangunan itu berupa kios dan warung makan. 

"Pembongkaran sudah disosialisasikan sejak pekan lalu. Sehingga para pedagang sudah mengetahui bahwa mereka tidak boleh kembali berjualan di lokasi yang berada di belakang Plaza Indonesia itu," kata Camat Tanah Abang, Jakarta Pusat Dwiarti Indriani Utami di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 10 Maret 2026.

Menurut dia, penertiban berlangsung dua hari mulai Senin, 9 Maret 2026 hingga Selasa, 10 Maret 2026, dengan menyasar bangunan liar terdiri dari kios dan warung makan yang berada di sepanjang Jalan Kebon Kacang 30. Dwiarti menjelaskan 31 bangunan liar yang dibongkar seluruhnya berdiri di atas trotoar, sehingga mengganggu akses pejalan kaki dan ketertiban umum. Pemkot Jakpus tidak menyediakan tempat relokasi di kawasan lain karena mereka berdagang liar dan tanpa izin.

"Tidak ada relokasi karena memang kita tidak merekomendasikan. Membangun tanpa permisi," ujar Dwiarti.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat membongkar 31 bangunan liar di Jalan Kebon Kacang 30, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa 10 April 2026. Metrotvnews.com/Christian

Selain itu, Pemkot Jakarta Pusat menertibkan parkir liar yang berada di sepanjang Jalan Kebon Kacang 30, meski mereka sempat menyatakan menolak untuk ditertibkan. "Memang para jukir liar yang ada di sini juga termasuk anak kampung sini, warga sini. Ini shock therapy juga bagi mereka, kejutan bagi mereka bahwa mereka tidak bisa lagi mencari tambahan rezeki," kata Dwiarti.

Penertiban yang dilakukan di Jalan Kebon Kacang 30 merupakan respons atas banyaknya aduan masyarakat soal kondisi jalan yang semrawut. Akibat bangunan liar dan parkir liar di sepanjang jalan, masyarakat sulit untuk melewati jalan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)