Sejumlah pengendara motor melintas di samping sejumlah truk yang mengantre untuk melintas di kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/12/2024). /ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/foc.
Pemprov Jabar Siapkan Bansos untuk 15.293 KK Terdampak Penutupan Tambang di Parungpanjang
Roni Kurniawan • 15 January 2026 16:49
Bandung: Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan bantuan sosial bagi 15.293 kepala keluarga (KK) yang terdampak penutupan sementara aktivitas tambang dan angkutan material di wilayah Parungpanjang, Cigudeg, dan Rumpin, Kabupaten Bogor. Penyaluran bantuan lanjutan akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026.
Sebelumnya, Pemprov Jawa Barat telah menyalurkan bantuan sosial tidak terencana kepada 2.938 KK pada Desember 2025. Setiap keluarga menerima bantuan sebesar Rp3 juta yang disalurkan dalam dua tahap.
Penutupan sementara tambang di Parungpanjang dilakukan atas kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, tertuang dalam Surat Nomor 7920/ES.09/PEREK tanggal 25 September 2025, menyusul dampak kerusakan lingkungan yang dinilai mengancam keselamatan masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, menjelaskan rincian penyaluran. Pada tahap pertama, bantuan diberikan kepada 928 KK di lima desa di Kecamatan Parungpanjang, yaitu Desa Cibunar, Lumpang, Gorowong, Dago, dan Jagabaya.
"Pada tahap kedua, bantuan disalurkan kepada 2.010 KK yang tersebar di Kecamatan Cigudeg dan Rumpin," ujar Ade, Kamis, 15 Januari 2026.
Di Kecamatan Cigudeg, penerima bantuan berasal dari Desa Bunar, Cintamanik, Mekarjaya, dan Tegallega. Sementara di Kecamatan Rumpin, bantuan diberikan kepada warga Desa Rumpin, Sukasari, Sukamulya, dan Mekarsari.
Ade memastikan, masyarakat terdampak yang belum menerima bantuan pada 2025 akan tetap mendapatkan haknya tahun ini. Penyaluran tahap III akan menyasar 6.216 KK di Kecamatan Cigudeg dan Rumpin.
"Selanjutnya, pada tahap IV, bantuan sosial akan diberikan kepada 9.077 KK di Kecamatan Parungpanjang, Cigudeg, dan Rumpin," kata Ade.
Pemprov Jawa Barat berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi warga selama masa penutupan tambang, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemulihan sosial di wilayah terdampak.

Sejumlah pengendara motor melintas di samping sejumlah truk yang mengantre untuk melintas di kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/12/2024). /ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/foc.