Kemarau, Ratusan Keluarga di Kosambi Dalam Tangerang Krisis Air

Ilustrasi-Wilayah di Kranggan, Tangerang Selatan terdampak krisis air bersih. (metrotvnews.com/Hendrik S)

Kemarau, Ratusan Keluarga di Kosambi Dalam Tangerang Krisis Air

Hendrik Simorangkir • 23 July 2026 15:18

Tangerang: Krisis air bersih melanda Desa Kosambi Dalam, Kecamatan Mekarbaru, Kabupaten Tangerang, Banten, pada musim kemarau 2026. Akibatnya, sebanyak 200 keluarga di wilayah tersebut terdampak selama sepekan terakhir.

"Warga mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan dasar, seperti minum, memasak, hingga mencuci. Di sini ada 200 keluarga lebih, semenjak tidak ada air bersih warga harus membeli air," ujar Ketua RT 02 RW 02 Desa Kosambi Dalam, Kustara, Kamis, 23 Juli 2026.

Menurut Kustara, setiap keluarga di wilayahnya membutuhkan sekitar 200 liter air setiap hari untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Dia menyebut, hal itu lantaran di wilayahnya tidak tersedia sumber air bersih yang mudah dijangkau.

"Saat ini sumur di tiap rumah warga sudah sama sekali enggak ngeluarin air," kata Kustara.

Dia menambahkan, pihaknya telah meminta pemerintah daerah agar dapat mendistribusikan air bersih ke Desa Kosambi Dalam.

Sementara itu, Kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang, Hadi Fauzi, mengatakan pihaknya telah menerima permintaan air bersih ke beberapa kecamatan. Saat ini, pihaknya mulai mendistribusikan air bersih pada hari ini di dua titik di wilayah Kecamatan Mekarbaru.

"Untuk sekali kirim itu kita satu tangkinya 5.000 liter. Untuk keseluruhan di Kecamatan Mekarbaru ini 10.000 liter," kata Hadi.

Kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang, Hadi Fauzi. )Metrotvnews.com/Hendrik S)

Hadi menambahkan, bukan Kecamatan Mekarbaru saja yang meminta bantuan air bersih, melainkan di beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang yang mengalami kekeringan.

"Ada juga permintaan dari Kecamatan Curug, dengan dua wilayahnya yang membutuhkan distribusi air bersih. Ada juga dari Kecamatan Kronjo, Panongan, dan dari Jambe. Jadi tergantung permintaan dari masyarakat, dan pelayanan kita hanya untuk membantu Pemerintah Kabupaten Tangerang," jelas Hadi.

(Lukman Diah Sari)