IKN Tarik Investasi Rp1,2 Triliun, Otorita IKN: Perkuat Ekosistem Kawasan

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. Foto: dok Setkab.

IKN Tarik Investasi Rp1,2 Triliun, Otorita IKN: Perkuat Ekosistem Kawasan

Husen Miftahudin • 2 May 2026 14:39

Jakarta: Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatat investasi dari PT Dian Jaya Indonesia dan PT Biru Makmur Abadi senilai total Rp1,2 triliun, guna memperkuat ekosistem kawasan di IKN.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan kerja sama investasi tersebut menjadi bagian dari percepatan pengembangan proyek komersial serta fasilitas pendukung di kawasan IKN.

"Kerja sama berupa investasi ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pengembangan proyek komersial dan fasilitas pendukung di IKN," ujar Basuki, dikutip dari Antara, Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia menambahkan, investasi tersebut akan memperkuat ekosistem kawasan agar semakin siap menjadi kota yang hidup, produktif, dan inklusif.

Menurut Basuki, kehadiran proyek apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran tidak hanya menambah ragam fasilitas perkotaan, tetapi juga mendukung kesiapan IKN sebagai kota masa depan.
 

Baca juga: Otorita IKN Ajak Warga Penajam Paser Utara Manfaatkan Rotan


(Ilustrasi, maket pengembangan IKN Nusantara. Foto: dok Kementerian PUPR)
 

Pengembangan proyek apartemen hingga fasilitas olahraga


PT Dian Jaya Indonesia, anak usaha Dian Development Co. Ltd. asal Korea Selatan, akan mengembangkan proyek apartemen dan hotel di WP KIPP Sub WP 1B, tepatnya di kawasan Pusat Pendidikan (Education Precinct).

Proyek itu direncanakan mulai dibangun pada triwulan IV-2026 di atas lahan seluas sekitar 33.201 meter persegi dengan estimasi nilai investasi sekitar Rp1,15 triliun.

Wakil Direktur PT Dian Jaya Indonesia Cheong Seung Hwa menyebut IKN menjadi pilihan investasi karena dirancang sebagai kota pintar modern yang didukung kepastian regulasi dan insentif fiskal. Kondisi tersebut berpotensi mendorong peningkatan nilai properti dan bisnis secara signifikan di masa depan.

Sementara itu, PT Biru Makmur Abadi akan mengembangkan fasilitas pusat olahraga dan restoran di kawasan KIPP 1C, yang berlokasi di sekitar kompleks SMA Taruna Nusantara dan Universitas Gunadarma.

Proyek tersebut direncanakan dimulai pada triwulan IV 2026 dengan luas lahan sekitar 16.387 meter persegi dan estimasi investasi sebesar Rp50 miliar.

Direktur PT Biru Makmur Abadi Abdul Rohman menilai IKN merupakan peluang investasi jangka panjang yang strategis. Konsep kota cerdas dan hijau yang diusung pemerintah dinilai sejalan dengan tren global.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)