IIF menyalurkan dukungan dan bantuan kepada pelajar disabilitas tunanetra di SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta. Foto: Dok istimewa
Cara IIF Ikut Dukung Pendidikan Inklusif
Eko Nordiansyah • 30 April 2026 14:20
Jakarta: PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) mendukung kemajuan pendidikan nasional. IIF menyelenggarakan kegiatan tanggung jawab sosial melalui pemberian dukungan dan bantuan kepada pelajar disabilitas tunanetra di SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta.
IIF bekerja sama dengan Yayasan Helping Hands, menghadirkan rangkaian aktivitas edukatif, mulai dari edukasi mengenai tata cara berkomunikasi dengan penyandang disabilitas, sharing dunia kerja bagi penyandang disabilitas, hingga kegiatan team building interaktif bersama para pelajar.
Presiden Direktur & CEO IIF Rizki Pribadi Hasan menyampaikan, seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan, motivasi, serta membangun kepercayaan diri pelajar tunanetra agar lebih siap menghadapi masa depan. Ia berharap dukungan ini dapat memberikan dampak positif.
“Kami berharap IIF dapat terus memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi dunia pendidikan serta pemberdayaan inklusif,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 30 April 2026.
Pada kesempatan tersebut, IIF juga menyerahkan bantuan berupa tiga unit laptop untuk mendukung kegiatan belajar mengajar bagi pelajar disabilitas, serta bantuan pendidikan senilai Rp25 juta.

(IIF bekerja sama dengan Yayasan Helping Hands, menghadirkan rangkaian aktivitas edukatif?. Foto: Dok istimewa)
Keterlibatan aktif karyawan
Kegiatan ini merupakan salah satu program IIF Act, wadah employee engagement IIF yang mendorong keterlibatan aktif karyawan dalam berbagai kegiatan tanggung jawab sosial. Melalui IIF Act, karyawan IIF didorong untuk berkontribusi secara langsung dalam menciptakan dampak sosial bagi masyarakat.“Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program serupa bersama berbagai pihak di masa mendatang. Melalui kolaborasi, kami ingin memastikan akses pendidikan yang setara dan bermakna dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” kata Chief Risk Officer IIF, Lestari Umardin.
Melalui kegiatan ini, IIF menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan kapasitas manusia serta upaya memastikan tidak ada pihak yang tertinggal dalam proses pembangunan bangsa.