Pemkot Jaktim Angkut 25 Ton Sampah Sisa Banjir di Kramat Jati

Pemerintah Kota Jakarta Timur mengangkut 25 ton sampah sisa banjir di Kramat Jati. Foto: Antara/HO-Pemkot Jaktim.

Pemkot Jaktim Angkut 25 Ton Sampah Sisa Banjir di Kramat Jati

Anggi Tondi Martaon • 27 March 2026 12:47

Jakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) bersama jajaran Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kramat Jati mengangkut 25 ton sampah sisa banjir di Kramat Jati. Pembersihan sampah telah dilakukan sejak Senin, 23 Maret 2026, dan selesai sesuai target hari ini.

"Sebanyak 25 ton sampah sisa genangan di wilayah Kecamatan Kramat Jati berhasil dibersihkan," kata Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Jati Dwi Firmansyah dikutip dari Antara, Jumat, 27 Maret 2026.

Sampah tersebut merupakan dampak luapan Kali Baru dan Kali Induk. Luapan air terjadi pada Sabtu malam, 21 Maret hingga Minggu pagi, 22 Maret 2026.

Dwi merinci, volume sampah terbanyak berasal dari Kelurahan Tengah yang mencapai 21 ton. Sedangkan volume sampah di Batu Ampar sebanyak empat ton.

Terkait pengangkutan, pihaknya mengerahkan delapan armada yang terdiri dari tiga truk tipper besar, tiga truk tipper kecil, satu unit Hilux, dan satu unit mobil pikap milik Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air.

"Sebanyak 15 personel Satgas Lingkungan Hidup juga dikerahkan, dibantu petugas PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) dan Satgas (Satuan Tugas) UPS Badan Air," ucap Dwi.

Dwi mengungkapkan proses pembersihan sampah itu terkendala akses lokasi atau jalan yang tidak dapat dijangkau oleh kendaraan pengangkut. Sehingga, beberapa titik harus ditangani secara manual karena kendaraan tidak bisa masuk. 

"Sampah dibawa terlebih dahulu ke lokasi yang dapat diakses armada pengangkut," jelas Dwi.

Ilustrasi sampah. Foto: Medcom.id.

Sementara itu, Lurah Tengah Budi Hartati mengapresiasi kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penanganan sampah pascagenangan di wilayahnya. "Terima kasih kepada jajaran Lingkungan Hidup, UPS Badan Air, petugas PPSU, serta warga yang turut membantu," ungkap Budi.

Budi menyampaikan, dalam rangka mendukung percepatan proses pembersihan, turut dikerahkan sebanyak 30 petugas PPSU yang difokuskan di sejumlah titik terdampak, antara lain di RT 01, 02, 03, 09, dan RT 10 di RW 01, serta RT 04 di RW 08.

"Semoga pembersihan sampah ini bisa segera tuntas dan ke depan tidak terjadi genangan kembali," harap Budi.

Sebelumnya, hujan deras dan luapan air dari Kali Ciliwung merendam sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan di Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (21/3).

Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta sejak sore itu menyebabkan luapan air dari Kali Ciliwung merendam sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan di Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)