Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Foto- Metro TV/Fachri
RSCM Ungkap Kornea Mata Kanan Andrie Yunus Mulai Membaik
Aris Setya • 18 March 2026 18:58
Jakarta: RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyampaikan perkembangan kondisi Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, korban penyiraman air keras. Mata kanan Andrie yang sempat mengalami kerusakan, kini mulai membaik.
"Adapun kondisi terkini mata kanan pasien dalam keadaan stabil, dengan tingkat peradangan yang menunjukkan perbaikan," tulis keterangan RSCM, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.
Kondisi yang membaik ini terlihat dari tanda-tanda pemulihan pada kornea mata Andrie. Tim dokter masih terus melakukan pemantauan.
"Sel punca kornea mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan, meskipun proses epitelisasi masih dalam tahap pemantauan lebih lanjut," tutur dia.
Andrie mengalami kerusakan sel punca kornea yang diperkirakan hingga 40 persen. Sebagai bagian dari penanganan, tim medis telah melakukan pemasangan membran amnion serta pemberian terapi anti-inflamasi untuk melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan.
Tim dokter terus melakukan perawatan komprehensif terhadap Andrie. Pemantauan dilakukan secara berkala.
"Secara umum, kondisi pasien tetap dalam pengawasan tim medis multidisiplin dan mendapatkan perawatan komprehensif. Pemantauan dilakukan secara berkala, termasuk untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya infeksi sekunder serta memastikan proses penyembuhan berjalan dengan baik," ujar dia.

Ilustrasi air keras. Foto: Pixabay
Baca Juga:
KontraS: Kondisi Andrie Yunus Membaik, Masih Jalani Perawatan Intensif |
Saat ini Andrie dirawat di High Care Unit (HCU) luka bakar untuk mendapatkan pemantauan dan perawatan lanjutan secara komprehensif.
Penanganan dilakukan tim medis multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis mata, dokter bedah plastik rekonstruksi, serta tim medis kegawatdaruratan.
Terapi yang diberikan meliputi perawatan luka, pemberian antibiotik, obat antiinflamasi, vitamin, serta pengobatan untuk menjaga tekanan bola mata tetap terkontrol.