Situasi arus keberangkatan di Terminal Tipe A Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (15/3/2026). ANTARA/Rolandus Nampu
Ribuan Pemudik Tinggalkan Bali via Terminal Mengwi, Capai 3.000 Orang per Hari
Lukman Diah Sari • 15 March 2026 17:03
Badung: Arus mudik Lebaran 2026 melalui Terminal Tipe A Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, mulai meningkat dengan jumlah penumpang mencapai 3.000 orang setiap harinya. Peningkatan arus keberangkatan terjadi sejak 13 Maret 2026, seiring bertambahnya pemudik yang keluar dari Pulau Dewata.
Kepala Terminal Tipe A Mengwi I Dewa Gede Tantara Tesa Putra mengatakan pada 13 Maret, tercatat sebanyak 3.396 penumpang berangkat menggunakan 116 unit bus dari terminal tersebut. Sementara untuk kedatangan pada tanggal yang sama, terdapat 68 unit kendaraan yang membawa 968 penumpang menuju Bali melalui Terminal Mengwi.
"Terkait dengan prediksi puncak ada di H-1 Nyepi tepatnya di tanggal 18 Maret 2026, karena kita juga ada imbauan terkait dengan penutupan Pelabuhan serta penutupan terminal. Jadi akan dipastikan melonjak H-1 sebelum Nyepi," kata Gede Tantara di Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Minggu, 15 Maret 2026, melansir Antara.
Dia menjelaskan lonjakan penumpang diperkirakan masih terjadi. Lantaran, data keberangkatan dan kedatangan masih terus diperbarui setiap harinya oleh petugas terminal.

Potret kendaraan arus mudik mencapai Kota Negara sekitar 30 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, pada Minggu (15/3/2026). ANTARA/Gembong Ismadi
Sementara itu, Koordinator Posko Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Ditjen Hub Darat Agus Juni Krisnawan Rantika mengatakan lonjakan penumpang berdampak pada kepadatan lalu lintas menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Menurut Agus, kepadatan lalu lintas tersebut juga membuat sejumlah bus mengalami keterlambatan tiba di terminal karena terjebak kemacetan di jalur menuju pelabuhan.
"Kemungkinan jumlah penumpang akan semakin bertambah mengingat Hari Raya Nyepi sudah makin dekat. Namun, karena armada bus yang masuk ke Bali terkendala kemacetan di Gilimanuk, maka mungkin yang tiba di Bali juga akan terlambat," kata Agus.
Pihak terminal memastikan seluruh bus yang beroperasi telah melalui pemeriksaan kelayakan jalan atau ramp check oleh petugas untuk menjamin keselamatan penumpang. Ia mengimbau para pemudik, khususnya pengendara roda dua maupun kendaraan pribadi, untuk beristirahat apabila merasa lelah selama perjalanan serta memanfaatkan rest area yang telah disediakan.