Wali Kota Jakarta Timur Munjirin (tengah). Foto : Antara.
Pemkot Jaktim Bangun Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu Pekan Ini
Anggi Tondi Martaon • 4 August 2026 18:23
Jakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur memastikan pembangunan ring tinju kedua di kolong jembatan layang (flyover) Kampung Melayu bakal dilakukan. Pembangunan dimulai dalam waktu dekat.
"Kaitan dengan pelaksanaan pembuatan ring tinju yang kedua, mudah-mudahan minggu ini sudah berjalan yang di kolong Flyover Kampung Melayu. Mudah-mudahan dalam minggu ini mulai berjalan. Nanti yang akan mengelola adalah anak-anak muda," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin dikutip dari Antara, Selasa, 4 Agustus 2026.
Munjirin menjelaskan pembangunan tersebut dilakukan sebagai sarana olahraga. Sekaligus, upaya Pemkot Jakarta Timur dalam menyediakan ruang positif bagi anak muda, menyalurkan energi remaja, dan menekan angka kasus tawuran di wilayah Jakarta Timur.
Munjirin menyebut, anak-anak muda yang akan dilibatkan berasal dari sejumlah kawasan. Mulai dari Kampung Melayu, Cipinang Besar Utara, Cipinang Besar Selatan, hingga Bali Mester.
Selain itu, keterlibatan ini menjadi upaya pembinaan Pemkot Jakarta Timur untuk memiliki tanggung jawab sekaligus membangun kegiatan bersama.
"Itu yang kelola nanti mereka-mereka, tapi asistensi tetap dari Sudin Olahraga. Yang di kolong Pasar Rebo mereka sudah bersatu ke sana, saling mengisi, saling silaturahmi, sehingga ini akan terjadi hal-hal yang positif untuk mereka," jelas Munjirin.
Selain itu, pembangunan ring tinju di kolong flyover Kampung Melayu akan didanai oleh PAM Jaya. Pendanaan tersebut melalui dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
"Rencana minggu ini, kami dengan PAM Jaya selaku CSR yang akan mendanai. Kami sudah sepakat akan mulai dalam minggu awal Agustus ini," ujar Munjirin.
Dia meminta proses pembangunan dilakukan secepatnya. Sebab, fasilitas tersebut diklaim sudah dinantikan oleh anak-anak muda di kawasan Kampung Melayu.
"Kalau target, saya sih minta secepatnya karena anak-anak muda di sana juga sudah tidak sabar untuk memakai lokasi tersebut," ujar Munjirin.