Ilustrasi. Foto: Medcom.id
MHU Buka Akses Pendidikan dan Peluang Kerja di Kutai Kartanegara
Husen Miftahudin • 26 May 2026 14:37
Jakarta: PT Multi Harapan Utama (MHU), bagian dari MMS Resources, subholding MMSGI, menghadirkan manfaat sosial yang nyata melalui peningkatan akses pendidikan sekaligus pembukaan peluang ekonomi bagi masyarakat melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C yang dijalankan di wilayah lingkar tambang Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
"Sejak dijalankan pada 2019, program tersebut telah membantu 869 warga memperoleh ijazah pendidikan kesetaraan, dengan 212 lulusan berhasil mendapatkan pekerjaan di berbagai perusahaan dan sektor usaha," ungkap manajemen MHU melalui keterangan tertulis, Selasa, 26 Mei 2026.
Dijelaskan lebih lanjut, program ini berawal dari hasil pemetaan sosial MHU yang menunjukkan masih tingginya angka putus sekolah di wilayah Ring 1 operasional perusahaan. Dari sekitar 52 ribu penduduk yang tersebar di 10 desa, sekitar 34 persen warga tercatat belum menyelesaikan pendidikan formal.
Untuk menjawab tantangan tersebut, MHU bersama PKBM Puteri Karang Melenu, Kecamatan Loa Kulu, menghadirkan program pendidikan kesetaraan sebagai bagian dari upaya pengembangan masyarakat jangka panjang.
Selain menyediakan pendidikan Paket A, B, dan C, program ini juga didukung penyediaan fasilitas belajar, renovasi pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), pengadaan komputer, serta pelatihan keterampilan kerja seperti operator alat berat dan tata boga. Pada 2024, total anggaran program mencapai Rp516 juta yang berasal dari dukungan CSR PT MHU, bantuan Dinas Pendidikan, dan kontribusi warga belajar.
Hingga saat ini, sebanyak 212 lulusan program telah memperoleh pekerjaan di berbagai perusahaan dan sektor usaha, di antaranya PT Madani, PT AMM, PT Niaga Mas, sektor jasa keamanan, hingga wirausaha mandiri. Sebagian lulusan lainnya juga melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Capaian tersebut menunjukkan program pendidikan tidak hanya menghasilkan ijazah, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelas MHU.
| Baca juga: Australia Tegaskan Pendidikan sebagai Jantung Kemitraan dengan Indonesia |

(Program Pendidikan MHU Raih Indonesia Best CSR Awards 2026. Foto: dok MHU)
Tingkatkan kualitas hidup masyarakat
Presiden Direktur MHU Kemal Djamil Siregar menegaskan, pendidikan merupakan pondasi penting dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan.
"Bagi MHU, keberhasilan operasional harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program pendidikan kesetaraan dan beasiswa ini kami jalankan bukan sekadar bantuan sosial, tetapi investasi jangka panjang untuk membuka akses, kesempatan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional kami," jelas dia.
"Kami percaya pendidikan merupakan salah satu kunci utama untuk membuka peluang yang lebih luas dan menciptakan masyarakat yang lebih mandiri serta berdaya saing," tambah Kemal menjelaskan.
Atas program tersebut, MHU sukses meraih penghargaan Indonesia Best CSR Awards 2026 yang diselenggarakan oleh The Iconomics. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara yang berlangsung di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial, Jakarta, dengan tema "Transformasi CSR: Adaptasi Korporasi di Tengah Arah Baru Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto."
Selain memperoleh apresiasi nasional, program ini juga menunjukkan dampak sosial yang terukur. Program ini mencatat nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 3,59, yang berarti setiap Rp1 yang diinvestasikan mampu menghasilkan manfaat sosial senilai Rp3,59 bagi masyarakat.
Selain itu, program ini juga memperoleh Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 3,72 dari skala 4 atau setara 93,06, dengan kategori "Sangat Baik", yang mencerminkan tingginya kepuasan penerima manfaat terhadap pelaksanaan dan dampak program.
Keberhasilan program turut memperkuat hubungan sosial perusahaan dengan masyarakat sekitar serta mendukung pencapaian SDGs Desa, khususnya pada aspek pengentasan kemiskinan, pendidikan berkualitas, pertumbuhan ekonomi, dan kemitraan pembangunan.
Ke depan, MHU akan terus memperkuat program pendidikan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, perluasan pelatihan keterampilan, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan guna memperluas akses pendidikan dan meningkatkan daya saing masyarakat lokal secara berkelanjutan.