Hotel Sultan bakal Dirobohkan, Disulap Jadi Ikon Baru Indonesia

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani Metro TV/Kautsar

Hotel Sultan bakal Dirobohkan, Disulap Jadi Ikon Baru Indonesia

Kautsar Widya Prabowo • 22 June 2026 23:38

Jakarta: Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkap rencana penataan kawasan eks Hotel Sultan di Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK) setelah dieksekusi pada Kamis, 17 Juni 2026. Bangunan eks Hotel Sultan akan dirobohkan dan dikembangkan menjadi area baru yang lebih terintegrasi.

“Ya pada saat ini mungkin saya belum bisa mengatakan tetapi rencana itu akan dijadikan suatu kawasan baru ya. Eventually (suatu saat nanti) iya (eks Hotel Sultan bakal dirobohkan),” kata Rosan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.

Presiden Prabowo menitipkan pesan agar kawasan GBK, termasuk eks Hotel Sultan, dapat menjadi ikon baru Indonesia. Perencanaan penataan kawasan harus dilakukan matang dan komprehensif.

“Nanti di antaranya pastinya ada hotel juga. Dan tidak satu mungkin. Tapi pesan Bapak Presiden ini dijadikan ikon baru untuk Indonesia, sehingga perencanaannya harus dilakukan komprehensif dan memberikan dampak yang nyata kepada perekonomian dan juga kepada rakyat Indonesia,” ujar Rosan.

Hotel Sultan, Jakarta. Metro TV/Satrio

Baca Juga: 

Wamensesneg: Eksekusi Hotel Sultan untuk Menjaga Aset dan Wibawa Negara

Rosan menuturkan, kawasan eks Hotel Sultan dan seluruh area GBK seluas sekitar 200 hektare akan didesain ulang menjadi kawasan sport tourism berkelas dunia.

“Jadi tetap ada GBK-nya, tetapi semuanya akan kita tingkatkan, kita sempurnakan menjadi standar internasional atau world class standard sehingga bisa menjadi sentral ekonomi baru di Jakarta,” jelas Rosan.

(Achmad Zulfikar Fazli)