Ruas Jalan Lenteng Agung Belum Dapat Dibuka, Dishub Minta Maaf

Penanganan jalan amblas di Lenteng Agung, Jaksel. Foto: Antara.

Ruas Jalan Lenteng Agung Belum Dapat Dibuka, Dishub Minta Maaf

Anggi Tondi Martaon • 2 June 2026 08:21

Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Sebab, pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung arah selatan menuju Depok belum dapat dilakukan sesuai rencana pada pukul 05.00 WIB.

“Kami memahami kondisi ini berdampak pada mobilitas warga yang melintas di kawasan Lenteng Agung. Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pembukaan jalan dan mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan serta menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, dikutip dari Antara, Selasa, 2 Juni 2026.

Berdasarkan perkembangan pekerjaan perbaikan saluran bawah tanah, pembukaan jalan dilakukan secara bertahap. Lajur di sisi rel kereta ditargetkan mulai dibuka pukul 08.00 WIB dan lajur di sisi lainnya pada pukul 11.00 WIB.

Budi mengatakan perpanjangan waktu pekerjaan diperlukan untuk memastikan proses perbaikan diselesaikan secara aman dan optimal sebelum jalan kembali digunakan masyarakat. Menurut informasi dari Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, keterlambatan penyelesaian pekerjaan terjadi karena proses penutupan dan sterilisasi area yang dimulai pada pukul 14.00 WIB.

Setelah lokasi dinyatakan aman dan bersih, pekerjaan perbaikan baru dapat dilaksanakan secara penuh pada pukul 16.00 WIB.

“Keselamatan pekerja dan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Karena itu, seluruh tahapan pekerjaan harus dilakukan sesuai prosedur agar hasil perbaikan aman dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat,” ujar Budi.

Kondisi jalan amblas di Lenteng Agung, Jaksel. Foto: Metro TV/Iqbal.

Budi menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan. Petugas Dishub juga tetap disiagakan di sekitar lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu pengguna jalan menuju rute alternatif.

Budi mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan memantau informasi terkini melalui kanal resmi pemerintah. Perkembangan terbaru terkait pembukaan jalan akan terus disampaikan kepada masyarakat secara berkala.

(Anggi Tondi)