Ragam Tradisi dan Persiapan Menjelang Tahun Baru Imlek Penuh Makna dan Filosofi

Ilustrasi freepik

Ragam Tradisi dan Persiapan Menjelang Tahun Baru Imlek Penuh Makna dan Filosofi

Putri Purnama Sari • 1 February 2026 17:29

Jakarta: Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026, masyarakat Tionghoa mulai melakukan berbagai persiapan yang sarat makna dan filosofi. 

Beragam tradisi dijalankan sebagai bentuk penyambutan tahun baru, sekaligus harapan akan keberuntungan, kesehatan, dan kesejahteraan di tahun yang akan datang.

Tahun Baru Imlek merupakan salah satu perayaan budaya terpenting dalam kalender lunar. Oleh karena itu, berbagai persiapan biasanya dilakukan sebelum hari raya tersebut tiba. Berikut sejumlah aktivitas yang umum dilakukan menjelang Tahun Baru Imlek.

Tradisi dan Persiapan Sebelum Tahun Baru Imlek

1. Menyingkirkan barang yang tidak diperlukan
Masyarakat Tionghoa percaya bahwa barang-barang yang tidak terpakai dapat menghambat aliran energi atau Qi. 

Menjelang Imlek, dianjurkan untuk membuang barang lama yang sudah tidak digunakan, namun tetap menyimpan barang yang masih berfungsi atau memiliki nilai kenangan.

2. Membersihkan rumah
Melansir dari mayway.com, membersihkan rumah menjelang Imlek dilakukan secara simbolis untuk membuang hal-hal lama dan memberi ruang bagi energi baru. Pembersihan rumah dilakukan secara menyeluruh sebelum perayaan dimulai.
 
3. Melunasi utang
Dalam budaya Tiongkok, memulai tahun baru dengan utang dipercaya dapat membawa kesialan. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan untuk melunasi utang dan kewajiban sebelum memasuki Tahun Baru Imlek.

4. Memotong rambut
Memotong rambut secara tradisional dianggap sebagai simbol melepaskan kesialan dari tahun sebelumnya. Biasanya, potong rambut dilakukan sekitar tiga minggu sebelum Tahun Baru Imlek.

5. Menghias rumah
Menghias rumah, terutama pintu, menjadi tradisi penting. Bait-bait Tahun Baru dengan harapan baik ditempelkan di kedua sisi pintu, sementara karakter keberuntungan sering digantung terbalik. 

Dalam bahasa Mandarin, kata “terbalik” dan “tiba” memiliki pelafalan yang sama, melambangkan keberuntungan yang datang ke rumah.

6. Membeli pakaian baru
Pakaian baru melambangkan awal yang baru. Biasanya, masyarakat memilih pakaian berwarna cerah, khususnya merah, yang dipercaya membawa keberuntungan dan energi positif.
 

Tradisi Malam Tahun Baru Imlek

Pada malam Tahun Baru Imlek, keluarga biasanya berkumpul untuk makan malam bersama atau yang dikenal sebagai reunion dinner. Hidangan yang disajikan memiliki makna simbolis, seperti:
  • Ikan: melambangkan kelimpahan
  • Mi: sebagai doa umur panjang
  • Pangsit: dipercaya membawa rezeki
  • Jeruk: melambangkan keberuntungan
Selain itu, sebagian keluarga juga melakukan sembahyang leluhur, menyalakan lampion, serta mandi sebagai simbol membersihkan diri dari nasib buruk. Pada zaman dahulu, berkumpul bersama keluarga, menyalakan lampu, dan membakar kembang api dipercaya dapat melindungi diri dari makhluk mitologi bernama Nian.

Makna Tradisi Imlek

Rangkaian tradisi sebelum dan saat malam Tahun Baru Imlek bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat hubungan keluarga, menjaga kebersamaan, serta melestarikan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

(Jessica Nur Faddilah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)