Qatar Dorong Diplomasi untuk Pastikan Selat Hormuz Tetap Terbuka

Aktivitas kapal tanker di sekitar Selat Hormuz. (Anadolu Agency)

Qatar Dorong Diplomasi untuk Pastikan Selat Hormuz Tetap Terbuka

Muhammad Reyhansyah • 17 August 2026 17:44

Doha: Qatar mendorong upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah sekaligus memastikan kebebasan navigasi di Selat Hormuz. 

Doha menyerukan seluruh pihak mengedepankan dialog dan menghormati kesepahaman antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Sikap tersebut disampaikan Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani dalam tiga percakapan telepon terpisah dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi, dan Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shaibani.

"Kami meminta seluruh pihak berkomitmen pada dialog dan diplomasi, menghormati nota kesepahaman AS-Iran, serta memastikan kebebasan navigasi di Selat Hormuz demi menjaga keamanan dan stabilitas kawasan," ujar Sheikh Mohammed dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri Qatar, dikutip dari Xinhua, Senin, 17 Agustus 2026.

Upaya diplomatik Qatar tersebut berlangsung sehari setelah Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al Ansari membantah laporan yang menyebut Doha menahan pilot-pilot Iran.

"Kami dengan tegas membantah klaim yang beredar mengenai penahanan pilot Iran dan terkejut dengan pernyataan menyesatkan tersebut pada saat seperti ini," kata Al Ansari melalui platform X.

Pernyataan itu muncul setelah Iran mengklaim pada Sabtu bahwa pasukan Qatar menangkap tiga pilot Iran yang pesawat tempurnya ditembak jatuh saat kembali dari misi militer terhadap sebuah pangkalan Amerika Serikat di Qatar pada Maret lalu.

Baca juga: Iran dan Oman Sepakati Peta Jalur Pelayaran Selat Hormuz

(Willy Haryono)