Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor. Foto: BPMI Setpres.
Prabowo Sedih Copot Dadan Cs: Mereka Orang yang Saya Percaya
Kautsar Widya Prabowo • 3 June 2026 22:39
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih saat harus mencopot Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung, dari jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Sebab, Kepala Negara menaruh kepercayaan besar kepada ketiganya, dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Perasaan tersebut diungkapkan Prabowo saat menyampaikan pidato dalam acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu, 3 Juni 2026.
"Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih. Karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya sebenarnya saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat," kata Prabowo.
Meski demikian, Prabowo menegaskan dirinya tidak ingin banyak berkomentar terkait persoalan hukum yang tengah dihadapi ketiga mantan pejabat tersebut. Ia menilai proses penyelidikan yang sedang berjalan harus dihormati dan dijalankan tanpa intervensi.
"Saya tidak mau banyak komentar karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum. Karena itu saya tidak boleh banyak komentar, nanti seolah saya memengaruhi," ujar Prabowo.
.jpeg)
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana ditahan oleh Kejaksaan Agung. Foto: Metrotvnews/Muhammad Iqbal Sidiq.
Menurut Prabowo, keputusan mengganti pimpinan BGN bukanlah langkah yang mudah. Namun, sebagai kepala negara, ia harus memastikan pemerintahan berjalan sesuai prinsip kepentingan rakyat dan menjaga kepercayaan publik.
"Tapi yang jelas, mengganti mereka itu tidak ringan bagi saya," lanjut Prabowo.
Dalam pidato tersebut, Prabowo juga mengenang pesan almarhum ayahnya, ekonom senior Sumitro Djojohadikusumo, yang selalu menjadi pegangan saat menghadapi situasi sulit.
"Saya ingat kata-kata almarhum ayahanda saya, Profesor Sumitro, pernah mengatakan kepada saya, 'Prabowo, kalau satu saat kau dalam keadaan bingung atau keadaan ragu-ragu, ingat berpihaklah selalu kepada rakyatmu'," tutur Prabowo.