Kabar Duka Menutup Penantian Keluarga Korban Tabrakan Kereta

Suasana pemakaman korban tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, di Kampung Ceger, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. (Metrotvnews.com/ Antonio)

Kabar Duka Menutup Penantian Keluarga Korban Tabrakan Kereta

Antonio • 28 April 2026 22:05

Bekasi: Suasana duka menyelimuti rumah Nurlaela (40), korban tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, di Kampung Ceger, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Kabar duka itu diterima keluarga pada Senin malam, 27 April 2026.

Pihak keluarga diliputi rasa cemas dan khawatir karena Nurlaela tak kunjung pulang. Saat itu, Nurlaela juga tak bisa dihubungi. 

“Sejak malam keluarga sudah khawatir karena korban belum pulang. Saat dihubungi, teleponnya tidak diangkat,” ujar paman korban, Mulyadi (52), di Bekasi, Selasa, 28 April 2026. 
 


Kekhawatiran keluarga semakin bertambah ketika sambungan telepon akhirnya terhubung, namun bukan Nurlaela yang menjawab. Pihak yang mengangkat telepon justru aparat yang menemukan ponsel Nurlaela di lokasi kejadian.

“Mereka menyampaikan bahwa ponsel korban ditemukan, tetapi keberadaan korban saat itu belum diketahui,” kata Mulyadi.


Suasana pemakaman korban tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, di Kampung Ceger, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. (Metrotvnews.com/ Antonio)


Meski kondisi fisik korban disebut tidak mengalami luka berat, kepergian Nurlaela meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.

“Kalau luka fisik tidak ada yang mengkhawatirkan, tapi tentu keluarga mengalami luka batin atas kejadian ini,” ucapnya lirih.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)