Harga Tiket Melonjak, Ini 10 Maskapai Berbiaya Rendah dan Aman di 2026

Ilustrasi Pexels

Harga Tiket Melonjak, Ini 10 Maskapai Berbiaya Rendah dan Aman di 2026

Muhamad Marup • 8 April 2026 22:31

Jakarta: Dampak krisis energi akibat dampak Konflik Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran membuat banyak negara melakukan strategi penyesuaian biaya bahan bakar. Maskapai penerbangan ikut terdampak sebab harga avtur bertambah mahal dan harga tiket pesawat melonjak. 

Kondisi tersebut mesti dipertimbangkan para wisatawan terutama dalam memilih maskapai yang aman dengan harga terjangkau. Berdasarkan pemeringkatan global, AirlineRatings, terdapat maskapai penerbangan bertarif rendah atau Low-Cost Carrier (LCC), tapi tetap aman untuk periode tahun 2026. 

Dalam penilaiannya, AirlineRatings mempertimbangkan dari kemampuan menghadapi turbulensi, keahlian awak kabin, sampai standar keselamatan yang diterapkan. Total maskapai yang dipantau oleh lembaga ini adalah sebanyak 320 maskapai. 

Daftar Maskapai Biaya Rendah dan Paling Aman 2026

Berdasarkan data AirlineRatings, inilah daftar 10 maskapai LCC teraman di dunia tahun 2026:
  • HK Express (Hong Kong)
  • Jetstar Airways (Australia)
  • Scoot (Singapura)
  • flydubai (Uni Emirat Arab)
  • EasyJet Group (Inggris/Eropa)
  • Southwest Airlines (Amerika Serikat)
  • airBaltic (Latvia)
  • VietJet Air (Vietnam)
  • Wizz Air Group (Hungaria/Eropa)
  • AirAsia Group (Malaysia/Regional)

Ilustrasi Pexels


Pemimpin Redaksi AirlineRatings, Geoffrey Thomas , menyatakan bahwa persepsi masyarakat mengenai maskapai murah yang kurang aman sudah tidak relevan lagi di tahun 2026.

"Banyak maskapai LCC saat ini justru mengoperasikan armada yang lebih baru dibandingkan maskapai layanan penuh (full-service). Hal ini secara otomatis menempatkan mereka pada keunggulan teknologi keselamatan kokpit yang lebih mutakhir," ujar Thomas dalam keterangan resminya.

(Eunike Michelle Gultom)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)