Ilustrasi: Pexels
24 Maskapai Global Hentikan Penerbangan ke Timur Tengah Akibat Perang
Riza Aslam Khaeron • 25 March 2026 15:17
Jakarta: Dampak dari konflik yang melibatkan Amrika Serikat-Israel dan Iran tidak hanya dirasakan di kawasan Timur Tengah, tetapi juga merambat ke industri penerbangan global. Sejumlah maskapai di beberapa negara terpaksa membatalkan dan harus mengalihkan rute penerbangan akibat penutupan jalur udara di wilayah konflik.
Penutupan jalur udara di wilayah Timur Tengah, yang selama ini menjadi jalur strategis penerbangan antarbenua, kini terganggu. Kondisi tersebut memicu gangguan perjalanan udara secara luas, termasuk penerbangan dari dan menuju berbagai negara di berbagai benua.
Dikutip dari The Economic Times, berikut adalah beberapa maskapai penerbangan yang membatalkan penerbangan akibat konflik di Timur Tengah:
1. Delta Airlines (Amerika Serikat)
Maskapai Delta telah membatalkan penerbangan New York–Tel Aviv hingga 31 Mei dan penerbangan sebaliknya hingga 1 Juni. Selain itu, penerbangan ke Tel Aviv dihentikan sementara hingga 4 Agustus dan dari Tel Aviv hingga 5 Agustus.2. Aegean Airlines (Yunani)
Penerbangan ke Tel Aviv, Beirut, dan Amman dibatalkan hingga 22 April, serta ke Erbil dan Baghdad hingga 24 Mei. Untuk penerbangan ke Dubai dibatalkan hingga 19 April dan ke Riyadh hingga 18 April.3. airBaltic (Latvia)
Semua penerbangan ke Tel Aviv dibatalkan hingga 29 April dan semua penerbangan ke Dubai dibatalkan hingga 24 Oktober.4. Air Canada (Kanada)
Semua penerbangan ke Tel Aviv dibatalkan hingga 2 Mei dan penerbangan ke Dubai dibatalkan hingga 28 Maret.5. Air Europa (Spanyol)
Semua penerbangan ke Tel Aviv dibatalkan hingga 10 April.6. Air France-KLM
Penerbangan ke Tel Aviv dan Beirut dibatalkan hingga 4 April, serta penerbangan ke Dubai dan Riyadh hingga 31 Maret, termasuk keberangkatan dari Dubai pada 1 April. Maskapai ini juga menangguhkan penerbangan ke Riyadh, Dammam, dan Dubai hingga 17 Mei dan ke Tel Aviv hingga 11 April.7. Cathay Pacific (Hong Kong)
Membatalkan semua penerbangan ke Dubai dan Riyadh hingga 31 Mei. Namun, maskapai ini akan mengoperasikan tiga penerbangan pulang-pergi tambahan ke Paris dan Zurich, serta menyediakan kursi tambahan untuk penerbangan ke London pada bulan April.8. El Al Israel Airlines (Israel)
Maskapai ini membatasi 15 penerbangan keluar per hari, dan setiap keberangkatan dibatasi maksimal 50 penumpang.9. Emirates (UEA)
Pengoperasian jadwal penerbangan dikurangi setelah pembukaan kembali sebagian wilayah udara regional.10. Etihad Airways (UEA)
Pengoperasian penerbangan komersial terbatas antara Abu Dhabi dan beberapa tujuan tertentu.11. Finnair (Finlandia)
Penerbangan ke Dubai dibatalkan hingga 29 Maret dan ke Doha hingga 2 Juli.12. Flynas (Arab Saudi)
Maskapai ini telah memperpanjang penangguhan penerbangan ke Dubai, Abu Dhabi, Sharjah, Doha, Bahrain, Kuwait, Irak, dan Suriah hingga 31 Maret.13. IAG (British Airways)
Hingga 31 Mei, penerbangan ke Amman, Bahrain, Dubai, dan Tel Aviv dibatalkan, serta ke Doha hingga 30 April. Untuk penerbangan ke Abu Dhabi tetap ditangguhkan hingga akhir tahun ini.14. IndiGo (India)
Maskapai ini telah menangguhkan operasinya ke Doha, Kuwait, Bahrain, Dammam, Fujairah, Ras Al Khaimah, dan Sharjah hingga 28 Maret.15. Japan Airlines
Maskapai ini telah menangguhkan penerbangan terjadwal Tokyo–Doha hingga 31 Maret dan sebaliknya hingga 1 April.| Baca Juga: Dianggap Potensial, AS Lirik Ketua Parlemen Iran Jadi Calon Pemimpin |
16. LOT (Polandia)
Semua penerbangan ke Dubai telah dibatalkan hingga 28 Maret dan ke Tel Aviv hingga 31 Mei. Penerbangan ke Riyadh dibatalkan hingga 30 April dan ke Beirut dari 31 Maret hingga 30 April.17. Lufthansa Group
- Tujuan Dubai & Tel Aviv: Berhenti hingga 31 Mei.
- Tujuan Timur Tengah Lainnya (Amman, Beirut, Teheran, dsb.): Berhenti hingga 24 Oktober.
- Penangguhan rute Tel Aviv, Beirut, dan Erbil berlaku hingga 30 April.
- Khusus Eurowings, rute Dubai, Abu Dhabi, dan Amman ditangguhkan hingga 24 Oktober.
18. Malaysia Airlines
Maskapai ini telah menangguhkan semua penerbangan ke Doha hingga 15 April.19. Norwegian Air
Penerbangan ke Tel Aviv dan Beirut ditunda hingga 15 Juni, 1 April, dan 4 April, serta pembatalan semua penerbangan ke Dubai hingga 8 April.20. Pegasus (Turki)
Membatalkan penerbangan ke Iran, Irak, Amman, Beirut, Kuwait, Bahrain, Doha, Dammam, Dubai, Abu Dhabi, dan Sharjah hingga 13 April. Penerbangan ke Riyadh dibatalkan hingga 1 April.21. Qatar Airways
Maskapai ini akan mengoperasikan sejumlah penerbangan terbatas dengan jadwal yang telah direvisi hingga 28 Maret.22. Singapore Airlines
Menangguhkan penerbangan Singapura–Dubai hingga 30 April, serta menambahkan layanan pada rute Singapura–London Gatwick dan Singapura–Melbourne dari akhir Maret hingga 24 Oktober.23. Turkish Airlines
Maskapai ini telah membatalkan sebagian besar penerbangan ke Timur Tengah hingga akhir Maret.24. Wizz Air
Maskapai ini telah menangguhkan penerbangan ke Israel hingga 29 Maret, serta ke Dubai, Abu Dhabi, Amman, dan Jeddah dari daratan Eropa hingga pertengahan September.Konflik geopolitik ini berdampak langsung terhadap konektivitas global, khususnya di sektor penerbangan. Selama ketegangan di kawasan konflik belum mereda, maskapai diperkirakan akan terus melakukan penyesuaian rute dan jadwal demi menjaga keselamatan penumpang dan kru.
(Jessica Nur Faddilah)