Harga BBM Nonsubsidi 17 Agustus 2026 Jadi Berita Terpopuler Ekonomi

SPBU Pertamina. Foto: dok MI.

Harga BBM Nonsubsidi 17 Agustus 2026 Jadi Berita Terpopuler Ekonomi

Husen Miftahudin • 18 August 2026 07:49

Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Selasa, 18 Agustus 2026, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari daftar harga BBM nonsubsidi di semua SPBU 17 Agustus 2026 hingga pemerintah punya dana siap pakai Rp5 triliun untuk bencana.

Berikut rangkuman berita selengkapnya:

1. Daftar Harga BBM Nonsubsidi di Semua SPBU 17 Agustus 2026

Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di sejumlah SPBU pada 17 Agustus 2026 masih mengacu pada penetapan harga yang berlaku sejak awal Agustus. Pertamina, BP-AKR, Shell, Vivo, dan Mobil Indostation telah menetapkan harga BBM masing-masing untuk sejumlah jenis bensin dan solar.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Cek Harga BBM Pertamina Terbaru 17 Agustus 2026

PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga telah mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax series, seperti Pertamax, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo mulai 1 Agustus 2026.

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Harga Emas Dunia Menguat, Tembus USD4.400/Troy Ons

Harga emas dunia menguat pada awal pekan seiring investor mencermati data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dan meningkatnya risiko di pasar energi. Pasar juga menanti risalah rapat Federal Reserve (The Fed) pada Juli yang dijadwalkan dirilis pekan ini sebagai petunjuk arah kebijakan suku bunga.

Baca berita selengkapnya di sini.
 


4. Daftar Tarif Listrik PLN Terbaru 17-23 Agustus 2026

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif tenaga listrik PT PLN (Persero) kuartal III atau periode Juli-September 2026 bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan.

Baca berita selengkapnya di sini.

5. Purbaya: Pemerintah Punya Dana Siap Pakai Rp5 Triliun untuk Bencana

Pemerintah menyiapkan dana siap pakai (on call) senilai Rp5 triliun untuk mendukung penanggulangan bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Baca berita selengkapnya di sini.

(Husen Miftahudin)