Pramono Sebut Fenomena Liga Aspal Dipicu Minimnya Fasilitas Ibu Kota

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Antara.

Pramono Sebut Fenomena Liga Aspal Dipicu Minimnya Fasilitas Ibu Kota

Anggi Tondi Martaon • 17 July 2026 18:58

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons maraknya fenomena liga sepak bola jalanan atau yang lebih dikenal liga aspal di tengah masyarakat. Hal itu dipicu karena keterbatasan fasilitas olahraga di Ibu Kota.

"Terus terang, saya ngikutin Liga Aspal, karena saya melihat adanya kegembiraan di anak-anak yang memanfaatkan itu. Tapi karena keterbatasan fasilitas di Jakarta dengan jumlah penduduk yang segini banyak, 11 juta orang, termasuk tempatnya sebenarnya itu tempat KAI gitu," kata Pramono dikutip dari Antara, Jumat, 17 Juli 2026.

Untuk itu, Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen menghadirkan fasilitas olahraga bagi anak-anak di tengah keterbatasan tersebut. Kendati demikian, Pramono mengakui belum semua fasilitas olahraga bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

"Walaupun belum semuanya bisa dilakukan, tetapi beberapa sekarang ini kami bangunkan kembali," jelas Pramono.

Fenomena liga sepak bola jalanan mulai marak di permukiman padat Jakarta. Seperti Liga Akamsi di Tambora, Jakarta Barat dan Liga Aspal di Menteng Jaya, Jakarta Pusat.

Ilustrasi Liga Jalanan. Foto: Instagram @ligaakamsi.

Kedua liga swadaya warga tersebut muncul dari keresahan atas mahalnya sewa lapangan futsal, serta minimnya ruang terbuka hijau di kampung padat penduduk.

Oleh sebab itu, Pemprov DKI Jakarta kini mulai membangun kembali sejumlah fasilitas olahraga secara bertahap. Hal itu sebagai respons atas kebutuhan anak-anak akan ruang bermain yang aman dan nyaman.

(Anggi Tondi)