Kerusakan akibat serangan Israel di Jalur Gaza. (Anadolu Agency)
Serangan Israel di Gaza Utara Tewaskan 10 Orang, Termasuk Balita
Willy Haryono • 15 April 2026 12:01
Gaza: Sedikitnya 10 orang, termasuk seorang balita, dilaporkan tewas dalam serangkaian serangan terpisah oleh militer Israel di wilayah utara Gaza pada Selasa.
Dikutip dari France 24, Rabu, 15 April 2026, kekerasan ini terjadi di tengah gencatan senjata yang telah diberlakukan sejak 10 Oktober tahun lalu, di mana Israel dan Hamas saling menuduh melakukan pelanggaran secara berulang.
Juru bicara lembaga pertahanan sipil Gaza, Mahmoud Bassal, mengatakan bahwa empat orang tewas dan sejumlah lainnya luka-luka setelah serangan yang menargetkan sebuah kendaraan polisi di Kota Gaza.
Di antara korban tewas terdapat seorang anak laki-laki berusia tiga tahun, Yahya al-Mallahi.
Pihak Rumah Sakit Al-Shifa mengonfirmasi telah menerima jenazah para korban, sementara militer Israel menyatakan masih meninjau detail insiden tersebut.
Serangan Berlanjut di Beberapa Titik
Selain di pusat Kota Gaza, satu orang dilaporkan tewas akibat serangan Israel di wilayah Beit Lahia pada Selasa pagi.Militer Israel mengklaim pasukannya telah menewaskan seorang pria bersenjata yang mendekati posisi mereka di area yang disebut sebagai Yellow Line. Namun, belum dapat dipastikan apakah klaim tersebut berkaitan dengan insiden di Beit Lahia.
Pada Selasa malam, serangan kembali terjadi di dekat persimpangan kamp pengungsi Al-Shati, Kota Gaza.
Rumah Sakit Al-Shifa melaporkan telah menerima lima jenazah akibat serangan drone Israel yang menembakkan dua rudal ke arah kerumunan warga di depan gudang generator listrik. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Hamas Desak Dunia Bertindak atas Pelanggaran Gencatan Senjata Israel di Gaza