TransJakarta bakal Bagikan Takjil Gratis Selama Ramadan

Ilustrasi bus Transjakarta. Foto: Dok. MI.

TransJakarta bakal Bagikan Takjil Gratis Selama Ramadan

Anggi Tondi Martaon • 11 February 2026 18:55

Jakarta: Transportasi Jakarta (TransJakarta) akan kembali membagikan paket takjil gratis selama Ramadan 2026. Menu berbuka puasa gratis tersebut tersedia di seluruh halte Bus Rapid Transit (BRT) pada 14 koridor utama, 10 rute Royaltrans, 11 rute Transjabodetabek, dan enam titik bus stop.

Sekitar lebih dari 520 ribu paket akan dibagikan melalui program bertajuk Bukadijalan. Program tersebut diadakan bekerja sama dengan enam pihak swasta.

“Kami ingin memastikan mereka (penumpang) dapat membatalkan puasa dengan nyaman dan tepat waktu," ujar Direktur Utama TransJakarta, Welfizon Yuza, dikutip dari Antara, Rabu, 11 Februari 2026.

Adapun produk takjil yang bakal disediakan antara lain biskuit, air mineral, buah pisang, jus, minuman isotonik, dan camilan.

Selain takjil, TransJakarta akan mengadakan program Ngebuburide. Program tersebut dibuat dengan berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan Ngebuburide akan dilaksanakan lima kali seminggu. Melalui kegiatan ini, anak-anak Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan para lansia penghuni Panti Werda dari lima wilayah kota administrasi. Mereka diajak untuk menikmati pengalaman tur bus, mengikuti diskusi kreatif di halte, dan diakhiri dengan buka puasa bersama.

Program ini bertujuan menanamkan edukasi transportasi publik sejak dini dengan cara yang menyenangkan.

Ilustrasi bus TransJakarta. Foto: MI/Usman Iskandar.

Welfizon menambahkan, TransJakarta juga mengoptimalkan fungsi halte MH Thamrin sebagai Ramadan Corner. Area ini disulap menjadi ruang publik estetik yang mendukung pemberdayaan UMKM lokal.

Penumpang Transjakarta dapat berbelanja produk pilihan atau sekadar menikmati suasana sembari menunggu waktu berbuka.

“Kami ingin menjadikan Transjakarta lebih dari sekadar moda transportasi. Transjakarta hadir sebagai 'lifestyle hub' yang humanis dengan aspek sosial, edukasi dan ekonomi berjalan beriringan dalam satu ekosistem transportasi publik," ujar Welfizon.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)