Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih (kedua kiri) meninjau kesiapan Moda Raya Terpadu (MRT) Monas, Jakarta. Foto: ANTARA/HO-Ombudsman RI.
Cek Stasiun MRT Monas, Ombudsman Soroti Fasilitas Disabilitas dan Keamanan
Fachri Audhia Hafiez • 11 February 2026 10:57
Jakarta: Ombudsman RI (ORI) memastikan perencanaan dan kesiapan fasilitas pelayanan publik di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Monas telah disiapkan secara matang. Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, standar pelayanan pada MRT Fase 2 ini diproyeksikan mampu memenuhi kriteria nasional maupun internasional, terutama dalam hal kenyamanan dan keselamatan pengguna transportasi bawah tanah.
"Saya meyakini bahwa ketika MRT Tahap 2 beroperasi, standar pelayanan yang diterapkan akan memenuhi standar nasional maupun internasional, khususnya untuk transportasi bawah tanah," ujar Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih, di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 11 Februari 2026.
Najih menegaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian serius terhadap detail fasilitas pendukung, mulai dari aksesibilitas bagi penyandang disabilitas hingga sarana mitigasi kebencanaan seperti antisipasi gempa dan kebakaran. Langkah ini dilakukan guna menjamin hak masyarakat atas pelayanan publik yang berkualitas sejak hari pertama operasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Ombudsman RI, Bobby Hamzar Rafinus, turut mengapresiasi besarnya keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proyek ini sebagai bentuk keberhasilan alih teknologi dari Jepang ke Indonesia.
“Pembangunan MRT tahap kedua ini semakin banyak melibatkan tenaga kerja Indonesia. Ini menggembirakan karena ada alih pengetahuan dan kemampuan. Harapannya, ke depan pembangunan MRT dapat sepenuhnya dilakukan oleh bangsa Indonesia sendiri,” ungkap Bobby.
.jpg)
MRT. Foto: Media Indonesia/Susanto.
Direktur Keuangan dan Manajemen Korporasi MRT Jakarta, Risa Olivia, berharap seluruh pengerjaan CP 201 hingga rute tahap 2A menuju kawasan Kota dapat berjalan sesuai target. Menurutnya, pengawasan dari Ombudsman menjadi aspek penting dalam memastikan proyek strategis nasional ini tetap berorientasi pada pemenuhan hak-hak publik.
“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar hingga dapat beroperasi untuk rute tahap 2A, termasuk Stasiun Monas dan dua stasiun lainnya, serta berkelanjutan hingga ke kawasan kota. Dukungan dari Ombudsman RI tentu sangat berarti bagi kelancaran proyek ini,” kata Risa.